Daerah

Ratusan Santri Manbaul Hikam Keracunan, BGN Suspend SPPG Kalitengah Sidoarjo Sebagai Pemasok MBG

9
×

Ratusan Santri Manbaul Hikam Keracunan, BGN Suspend SPPG Kalitengah Sidoarjo Sebagai Pemasok MBG

Share this article
Ratusan Santri Manbaul Hikam Keracunan, BGN Suspend SPPG Kalitengah Sidoarjo Sebagai Pemasok MBG
Wakil Koordinator BGN Regional Jawa Timur, Teguh Bayu Wibowo, saat memberikan keterangan.(Foto:sudutkota.id/Amrizal)

SIDOARJO, Sudutkota.idBadan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas menyusul dugaan gangguan saluran cerna yang dialami sekitar 300 santri Pondok Pesantren Mambaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah, Tanggulangin yang memasok makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini dihentikan sementara operasionalnya.

Penghentian atau suspensi tersebut dilakukan sembari menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang dikonsumsi para santri.

Langkah ini diambil untuk memastikan penyebab kejadian dapat ditelusuri secara menyeluruh dan keamanan makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat terjamin.

Wakil Koordinator BGN Regional Jawa Timur, Teguh Bayu Wibowo, mengatakan pihaknya langsung turun ke SPPG Kalitengah setelah menerima laporan terkait kejadian tersebut.

“Untuk saat ini, SPPG kita berhentikan operasionalnya,” ujar Teguh dalam keterangan yang diterima. Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, penghentian sementara tersebut merupakan bagian dari proses evaluasi. BGN pusat juga telah menerbitkan surat terkait suspensi operasional SPPG Kalitengah.

SPPG Kalitengah selama ini memiliki kapasitas distribusi cukup besar. Setiap hari, sekitar 2.800 porsi makanan dipasok ke sejumlah sekolah dan pesantren. Dari jumlah tersebut, sekitar 1.000 porsi disalurkan kepada santri Pondok Pesantren Mambaul Hikam.

Untuk mengungkap penyebab gangguan kesehatan yang dialami para santri, sampel makanan telah diambil oleh Dinas Kesehatan Sidoarjo bersama kepolisian untuk menjalani pemeriksaan laboratorium.

Hasil pemeriksaan tersebut nantinya menjadi salah satu dasar penting bagi BGN dalam menentukan langkah selanjutnya terhadap SPPG Kalitengah.

“Selanjutnya, hasil laboratorium dan lain-lain kita tunggu untuk satu minggu ke depan untuk uji hasil labnya,” kata Teguh.

Ia menegaskan, status SPPG Kalitengah belum diputuskan secara final. BGN masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium serta evaluasi di lapangan sebelum menentukan apakah operasional SPPG dapat kembali berjalan atau justru dikenai sanksi lebih lanjut.

“Sementara ini karena memang sementara di suspend, dari BGN surat sudah turun, di suspend sementara,” katanya.

BGN juga belum memastikan apakah suspensi tersebut hanya bersifat sementara atau berujung pada penghentian permanen. Keputusan akhir akan ditentukan setelah seluruh hasil evaluasi dan pemeriksaan laboratorium diterima.

“Sampai hasil evaluasi dan hasil lab keluar. Pusat akan menimbang apakah disuspend sementara atau suspend permanen,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *