Daerah

Pendukung Gus Yusuf Protes Masa Iddah Politik, Gus Ipul: Tunggu Keputusan Muktamirin

22
×

Pendukung Gus Yusuf Protes Masa Iddah Politik, Gus Ipul: Tunggu Keputusan Muktamirin

Share this article
Pendukung Gus Yusuf Protes Masa Iddah Politik, Gus Ipul: Tunggu Keputusan Muktamirin
Adu jotos yang terjadi antara masa pendukung calon Ketum dan keamanan Muktamar.(Foto:sudutkota.id/Elok Apriyanto)

JOMBANG, Sudutkota.id – Kericuhan mewarnai pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Minggu (30/8/2026).

Kericuhan tersebut berkaitan dengan protes massa pendukung KH Yusuf Chudlori atau Gus Yusuf, yang mempersoalkan ketentuan masa iddah politik dalam pencalonan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Ketua Organizing Committee (OC) atau Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, turut memberikan tanggapan terkait situasi tersebut.

Menurut Gus Ipul, dinamika yang terjadi merupakan bagian dari pernik-pernik dalam pelaksanaan Muktamar NU. Ia meminta seluruh pihak melihat persoalan tersebut secara utuh dan tidak sepotong-sepotong.

“Ini sebagian dari pernik-perniknya muktamar, kita lihat nanti seperti apa, harus kita pahami secara utuh, tidak boleh sepotong-potong. Apalagi di area ini juga banyak CCTV, jadi sekali lagi nanti kita beri penjelasan lebih lanjut,” kata Gus Ipul, Minggu (30/8/2026).

Disinggung mengenai masa iddah politik yang menjadi tuntutan massa aksi pendukung Gus Yusuf, Gus Ipul mengatakan persoalan tersebut merupakan kewenangan peserta Muktamar atau muktamirin.

Menurutnya, panitia hanya bertugas memfasilitasi agar seluruh rangkaian Muktamar ke-35 NU berjalan lancar. Sementara pembahasan materi dan pengambilan keputusan menjadi kewenangan peserta Muktamar.

“Ya nanti itu muktamirin lah ya, panitia kita hanya sifatnya memfasilitasi, bagaimana semua berjalan lancar. Untuk pembahasan materinya ada di dalam,” ujarnya.

Gus Ipul juga menegaskan keputusan yang dihasilkan melalui pleno Muktamar ke-35 NU bersifat mengikat.

“Itu tergantung nanti, tergantung muktamirin. Muktamar ini posisinya lebih tinggi, jadi bisa mengambil keputusan apapun,” katanya.

Ia menambahkan, jika nantinya terdapat keinginan untuk mengubah keputusan terkait masa iddah politik, hal tersebut harus mendapatkan persetujuan dari peserta Muktamar.

“Dan saya belum tahu kalau merubahnya, semua tergantung muktamirin, dan keputusan-keputusan di sini adalah keputusan yang mengikat. Kalau nanti misalnya mau diubah ya tentu atas persetujuan peserta muktamar, jadi kita tunggu saja,” tutur Gus Ipul.

Lebih lanjut, Gus Ipul memastikan situasi di lokasi sidang pleno Gedung Serbaguna (GSG) Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas telah kembali kondusif.

Ia mengatakan peserta Muktamar saat ini tengah melakukan musyawarah untuk mencari jalan terbaik terkait persoalan yang muncul.

“Dan sekarang suasananya sudah reda, sedang musyawarah mencari jalan yang terbaik, itulah NU ya,” pungkas Gus Ipul.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *