Nasional

Gus Ipul Bantah Isu Konflik Internal PBNU, Minta Warga NU Ikuti Informasi Resmi

3
×

Gus Ipul Bantah Isu Konflik Internal PBNU, Minta Warga NU Ikuti Informasi Resmi

Share this article
Sekretaris Jenderal PBNU Saifullah Yusuf memberikan keterangan kepada awak media di Tambakberas, Jombang, menjelang Muktamar Ke-35 NU. (Foto: Sudutkota.id/Elok Apriyanto)

Sudutkota.id – Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf mengimbau seluruh warga Nahdlatul Ulama (NU), terutama pengurus wilayah dan cabang, agar tidak mudah percaya terhadap informasi bohong atau hoaks yang beredar menjelang pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu meminta warga NU hanya mengacu pada informasi resmi yang diterbitkan PBNU maupun media yang memiliki kredibilitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Yang penting juga adalah percaya pada berita-berita yang benar. Jangan sampai percaya pada hoaks, berita-berita palsu, atau berita yang menyesatkan,” kata Gus Ipul di Tower 7 Gedung MAN 3 Tambakberas, Jombang, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, berbagai informasi yang beredar di luar kanal resmi PBNU belum tentu benar. Karena itu, seluruh pengurus NU diminta mengikuti perkembangan informasi melalui saluran resmi organisasi.

“Ikuti semua kabar yang official. Karena kabar di luar sana macam-macam. Ada yang menyebarkan dokumen atau surat keputusan yang tidak ditandatangani. Itu tidak benar,” tegasnya.

Gus Ipul memastikan PBNU berkomitmen menjalankan seluruh tahapan Muktamar Ke-35 NU sesuai ketentuan organisasi, termasuk dalam proses penetapan peserta.

Ia menjelaskan, setiap pengurus cabang maupun wilayah yang memenuhi syarat memiliki hak menjadi peserta muktamar. PBNU juga memberikan pendampingan apabila masih terdapat kekurangan administrasi.

“Peserta itu adalah hak cabang dan wilayah yang memenuhi syarat. PBNU membantu jika ada kekurangan, tetapi prosesnya harus benar dan dokumennya tidak boleh palsu. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, tidak ada yang dipersulit,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Gus Ipul membantah isu yang beredar di media sosial mengenai adanya konflik internal di tubuh PBNU, termasuk kabar tentang perebutan kepentingan dalam pengelolaan tambang.

Ia menegaskan informasi tersebut tidak benar dan tidak mencerminkan kondisi yang sebenarnya di lingkungan PBNU.

“Tidak ada konflik tambang atau rebutan apa pun antara Ketua Umum dan Sekjen. Berita-berita seperti itu tidak benar. Yang berkembang di media sosial seolah-olah ada rebutan ini dan itu, padahal faktanya tidak demikian,” katanya.

Menurut Gus Ipul, seluruh jajaran PBNU saat ini fokus menyelesaikan persiapan pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU dengan mengedepankan semangat kebersamaan.

“Kalau melihat kondisi sekarang, semuanya guyub. Kami menyambut Muktamar dengan semangat kebersamaan,” ucapnya.

Sebagai informasi, Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama dijadwalkan berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Kabupaten Jombang, pada 27-31 Agustus 2026. PBNU berharap seluruh rangkaian persiapan hingga pelaksanaan muktamar berjalan lancar dengan dukungan seluruh warga Nahdliyin.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *