Sudutkota.id – Sebuah rekaman video yang diduga memperlihatkan aksi sekelompok debt collector (DC) menghadang sebuah kendaraan di kawasan Jalan Borobudur, Kota Malang, viral di media sosial Instagram, Kamis (23/7/2026).
Video tersebut menyebar luas melalui sejumlah akun media sosial dan memancing perhatian serta beragam komentar dari warganet.
Dalam video yang beredar, terlihat sebuah mobil berhenti di pinggir jalan dan diduga dikelilingi beberapa orang. Pengemudi tampak memilih tetap berada di dalam kendaraan sambil melakukan panggilan telepon kepada seseorang untuk meminta petunjuk mengenai tindakan yang harus dilakukan.
Rekaman percakapan dalam video memperdengarkan suasana yang cukup tegang. Orang yang dihubungi pengemudi berulang kali meminta agar pintu kendaraan tidak dibuka dan kendaraan tidak diserahkan kepada pihak yang menghadang.
Terdengar suara yang mengatakan, “Biarin aja mas, biar banyak orang datang. Nggak ada kesalahan itu. Videoin aja mukanya. Jangan sampai mobilnya diambil. Hubungi kepolisian yang terdekat.”
Dalam percakapan tersebut, pengemudi juga terdengar menyampaikan bahwa ada sejumlah orang yang berada di sisi kiri kendaraan. Ia berulang kali menegaskan tidak ingin mobilnya dibawa sebelum aparat kepolisian tiba di lokasi.
Rekaman video juga memperlihatkan situasi di sekitar kendaraan yang dipenuhi beberapa orang. Selain itu, muncul dugaan bahwa sebagian orang yang berada di luar kendaraan berusaha menutupi bagian kaca mobil sehingga kamera dari dalam kendaraan tidak dapat merekam secara jelas. Dugaan tersebut masih sebatas informasi yang beredar dalam video dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
Di bagian lain rekaman, terdengar pula imbauan agar pengemudi tetap bertahan di dalam mobil hingga polisi datang. Percakapan tersebut memperlihatkan kekhawatiran pengemudi terhadap kemungkinan kendaraannya dibawa tanpa adanya pendampingan dari aparat penegak hukum.
Video tersebut kemudian menyebar luas di berbagai platform media sosial dan menuai beragam tanggapan. Sebagian warganet mempertanyakan prosedur penarikan kendaraan yang diduga dilakukan di ruang publik, sementara lainnya meminta aparat kepolisian segera melakukan penyelidikan agar fakta peristiwa dapat terungkap secara jelas.
Hingga berita ini ditulis, identitas pengemudi maupun asal daerah korban belum diketahui. Begitu pula identitas pihak yang diduga melakukan penghadangan belum dapat dipastikan.
Sementara itu, pihak kepolisian juga belum memberikan keterangan resmi terkait video viral tersebut maupun memastikan apakah telah menerima laporan dari pihak yang diduga menjadi korban.
Sudutkota.id masih berupaya menghubungi Polresta Malang Kota serta pihak-pihak terkait guna memperoleh konfirmasi dan kronologi resmi atas peristiwa yang terekam dalam video tersebut.




















