Daerah

Sewa Aset Pemkab Sidoarjo di Monumen Ponti Diduga Rugikan Pendapatan Daerah, LPKAN Desak APH Turun Tangan

15
×

Sewa Aset Pemkab Sidoarjo di Monumen Ponti Diduga Rugikan Pendapatan Daerah, LPKAN Desak APH Turun Tangan

Share this article
Sewa Aset Pemkab Sidoarjo di Monumen Ponti Diduga Rugikan Pendapatan Daerah, LPKAN Desak APH Turun Tangan
Lahan aset Pemkab Sidoarjo di kawasan Monumen Ponti yang di kerjasamakan dengan pihak ketiga.(foto:sudutkota.id/arz)

Sudutkota.id – Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) Sidoarjo menyoroti sewa lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di kawasan monumen Ponti yang berada di sekitar Jalan Raya Stadion Gelora Delta Sidoarjo, yang diduga tidak sesuai kesepakatan.

Dari informasi yang dihimpun, lahan seluas 8000 meter persegi tersebut merupakan aset milik Pemkab Sidoarjo yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga sejak tahun 2024.

Selama 25 tahun lahan tersebut disulap menjadi pusat kuliner dan wisata keluarga, seperti Putt-Putt Golf & Game, Ponti Sport Cantona Golf, hingga gerai Papa Ron’s Pizza.

Namun, fakta yang terjadi di dalam kerjasama tersebut pihak ketiga sebagai pengelola telah mengabaikan pembayaran retribusi maupun pajak daerah hingga perjanjian komitmen lainnya.

Mengetahui hal tersebut, LPKAN mendesak Pemkab Sidoarjo segera untuk melakukan pemutusan kontrak kerjasama dan meminta aparat penegak hukum (APH) mengusut potensi kerugian negara.

“Kami mengapresiasi pihak Pemkab Sidoarjo yang telah melayangkan surat teguran terhadap pengelola yang menyewa untuk segera menghentikan total seluruh aktivitas ilegal yang tidak sesuai dengan peruntukan usaha awal,” ujar Ketua LPKAN Sidoarjo, Chamim Putra Ghafoer, saat dikonfirmasi, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, meski kontrak tersisa tiga tahun lagi, Pemkab Sidoarjo harus segera melakukan tindak lanjut yang tegas kepada PT Setiamandiri Miratam Tbk, yang telah berganti nama PT. Eatertaintment Indonesia.

“Ini sudah sangat fatal dan melenceng dari komitmen kerjasama atau wanprestasi dan juga merugikan pendapatan daerah,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *