Daerah

Pemkot Kediri Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Tingkatkan Kompetensi Nakes Tangani Stroke

19
×

Pemkot Kediri Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Tingkatkan Kompetensi Nakes Tangani Stroke

Share this article
Pemkot Kediri Perkuat Layanan Kesehatan Primer, Tingkatkan Kompetensi Nakes Tangani Stroke
Dinas Kesehatan Kota Kediri menggelar acara On The Job Training penanganan stroke di FKTP. (foto: sudutkota.id/kris)

Sudutkota.id– Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Kesehatan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar On The Job Training (OJT) Penanganan Stroke di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang berlangsung pada 22–24 Juni 2026.

Kegiatan ini diikuti tenaga kesehatan dari seluruh puskesmas di Kota Kediri, terdiri dari dokter, perawat, dan pengelola program stroke.

Pelaksanaan OJT tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemkot Kediri dalam memperkuat kapasitas sumber daya manusia kesehatan, khususnya dalam penanganan penyakit tidak menular yang masih menjadi tantangan serius, salah satunya stroke.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Kediri, dr. Hamidah, Sp.P., mengatakan bahwa puskesmas memiliki peran strategis sebagai lini terdepan pelayanan kesehatan masyarakat. Karena itu, tenaga kesehatan perlu dibekali kemampuan yang memadai agar dapat memberikan penanganan awal secara cepat dan tepat.

“Peningkatan kompetensi tenaga kesehatan sangat penting karena puskesmas merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan. Dengan kemampuan yang terus diperkuat, diharapkan tenaga kesehatan mampu melakukan deteksi dini, penanganan awal, hingga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan stroke,” ujarnya.

Menurut dr. Hamidah, pelatihan ini juga menjadi respons atas meningkatnya kasus hipertensi dan stroke yang masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi. Penanganan yang cepat sejak gejala awal muncul dinilai sangat menentukan keberhasilan proses penyembuhan pasien.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pembekalan dari sejumlah narasumber berkompeten, antara lain dokter spesialis saraf dari rumah sakit di Kota Kediri, dokter spesialis gizi klinik, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Materi yang diberikan mencakup pengenalan gejala stroke, tata laksana penanganan awal, mekanisme rujukan pasien, hingga proses rehabilitasi pasca stroke.

Selain aspek medis, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pengaturan pola makan bagi penderita stroke. Edukasi terkait nutrisi diberikan untuk mendukung proses pemulihan sekaligus menekan risiko serangan berulang.

Dalam sesi pelatihan dijelaskan bahwa pasien yang mengalami kondisi darurat seperti jatuh mendadak dan tidak sadarkan diri harus segera dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit. Sementara pasien yang masih sadar namun menunjukkan gejala seperti kelemahan pada salah satu sisi tubuh, wajah tidak simetris, atau tekanan darah tidak stabil dapat terlebih dahulu memperoleh penanganan di puskesmas sebelum dilakukan rujukan sesuai kebutuhan.

Tak hanya fokus pada penanganan kasus, Pemkot Kediri juga mendorong tenaga kesehatan untuk semakin aktif melakukan edukasi kepada masyarakat. Langkah promotif dan preventif dinilai menjadi kunci dalam menekan angka kejadian stroke yang sebagian besar dipicu oleh faktor risiko seperti hipertensi dan diabetes melitus.

“Pencegahan tetap menjadi langkah terbaik. Melalui pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining faktor risiko secara rutin, masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga penanganan dapat dilakukan sebelum terjadi komplikasi,” tambah dr. Hamidah.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Kediri berharap seluruh tenaga kesehatan mampu mengimplementasikan ilmu dan keterampilan yang diperoleh dalam pelayanan sehari-hari.

“Dengan demikian, sistem penanganan stroke di Kota Kediri dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan terintegrasi, sekaligus mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas bagi seluruh masyarakat Kota Kediri,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *