Daerah

Putri Hijab Jawa Timur 2026 Digelar di MCC Malang, Wali Kota Dorong Lahirnya Muslimah Inspiratif dan Berdaya Saing

3
×

Putri Hijab Jawa Timur 2026 Digelar di MCC Malang, Wali Kota Dorong Lahirnya Muslimah Inspiratif dan Berdaya Saing

Share this article
Putri Hijab Jawa Timur 2026 Digelar di MCC Malang, Wali Kota Dorong Lahirnya Muslimah Inspiratif dan Berdaya Saing
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat bersama jajaran panitia, dewan juri, dan para finalis usai Grand Final Putri Hijab Jawa Timur 2026 di Auditorium Malang Creative Center (MCC), Minggu (7/6/2026).(foto: sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Auditorium Malang Creative Center (MCC) menjadi saksi kemeriahan malam grand final Audisi Putri Hijab Jawa Timur 2026.

Ajang yang mempertemukan para muslimah muda berbakat dari berbagai daerah di Jawa Timur tersebut tidak hanya menampilkan pesona dan kecantikan, tetapi juga mengedepankan karakter, intelektualitas, serta kemampuan menjadi inspirasi bagi masyarakat.

Acara yang berlangsung meriah itu dihadiri langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, bersama sejumlah pejabat daerah, pelaku industri kreatif, desainer lokal, serta para finalis yang telah melewati proses seleksi panjang hingga mencapai babak puncak.

Dalam sambutannya, Wahyu Hidayat mengapresiasi penyelenggaraan Putri Hijab Jawa Timur yang memilih Kota Malang sebagai tuan rumah. Menurutnya, ajang tersebut menjadi wadah positif untuk melahirkan generasi muslimah yang tidak hanya tampil menarik secara penampilan, namun juga memiliki kualitas diri yang mampu membawa pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya.

“Ajang ini bukan sekadar kompetisi kecantikan. Yang lebih penting adalah bagaimana para peserta mampu menunjukkan karakter, wawasan, kemampuan komunikasi, dan menjadi teladan bagi generasi muda, khususnya perempuan muslim di Jawa Timur,” ujar Wahyu.

Ia menilai para finalis Putri Hijab memiliki peran strategis sebagai duta yang dapat memperkenalkan nilai-nilai positif, budaya daerah, hingga potensi pariwisata kepada masyarakat luas.

Wahyu juga menegaskan bahwa keberadaan Malang Creative Center sangat relevan dengan penyelenggaraan kegiatan tersebut. Sebab, MCC dibangun sebagai rumah besar bagi pengembangan ekonomi kreatif, termasuk sektor fesyen muslim yang saat ini terus berkembang.

“Melalui kegiatan seperti ini, karya-karya desainer lokal Kota Malang juga mendapat ruang untuk tampil. Ini menjadi kesempatan untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus memperkenalkan potensi Kota Malang kepada peserta dan tamu dari berbagai daerah,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Baihaqi, menyebut event Putri Hijab Jawa Timur memiliki dampak positif terhadap promosi pariwisata daerah. Kehadiran peserta dan pendukung dari berbagai kota dinilai mampu memperkenalkan destinasi wisata, kuliner, hingga industri kreatif yang dimiliki Kota Malang.

Menurutnya, penyelenggaraan event berskala regional maupun nasional menjadi bagian dari strategi memperkuat posisi Kota Malang sebagai kota tujuan wisata sekaligus pusat ekonomi kreatif di Jawa Timur.

“Melalui kegiatan seperti ini, para peserta tidak hanya mengikuti kompetisi, tetapi juga mengenal berbagai potensi yang dimiliki Kota Malang. Ini menjadi promosi yang efektif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujarnya.

Grand final Putri Hijab Jawa Timur 2026 sendiri berlangsung penuh semangat dan antusiasme. Para finalis menampilkan kemampuan public speaking, wawasan keislaman, bakat, hingga kepribadian yang menjadi aspek utama penilaian dewan juri.

Diharapkan, sosok yang terpilih sebagai Putri Hijab Jawa Timur 2026 mampu menjadi representasi muslimah modern yang berakhlak, cerdas, kreatif, serta aktif berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.

Selain menjadi duta hijab, pemenang juga diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk terus berkarya dan membawa nilai-nilai positif di tengah perkembangan zaman.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *