Sudutkota.id – DPRD Kota Malang melalui Komisi C turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kawasan Pasar Induk Gadang, Kamis (7/5/2026).
Sidak dipimpin Ketua Komisi C, Muhammad Anas Muttaqin bersama sejumlah anggota dewan untuk memastikan rencana pembangunan jalan relokasi pasar berjalan sesuai target.
Dalam peninjauan tersebut, pembangunan jalan sepanjang 674 meter menjadi sorotan utama. Proyek itu dinilai strategis karena akan menjadi solusi mengurai kemacetan sekaligus mengembalikan fungsi konektivitas antar wilayah di kawasan selatan Kota Malang.
Anggota Komisi C dari Fraksi PDI Perjuangan, Sony Rudiwiyanto mengatakan pihaknya sengaja turun langsung guna memastikan kesiapan pelaksanaan proyek yang selama ini dinantikan masyarakat dan pedagang pasar.
“Komisi C melihat langsung sejauh mana progres pembangunan jalan di Pasar Induk Gadang. Nantinya jalan relokasi pasar ini panjangnya sekitar 674 meter dengan estimasi pengerjaan kurang lebih enam bulan,” ujar Sony.
Menurutnya, pembangunan tersebut bukan sekadar membuka akses jalan baru, melainkan bagian dari penataan besar kawasan Pasar Induk Gadang yang selama bertahun-tahun dinilai semrawut akibat kepadatan aktivitas perdagangan dan berubahnya fungsi jalan.
“Ini sebenarnya mengembalikan fungsi jalan yang selama ini berubah. Nantinya bisa kembali menjadi akses penghubung antar kecamatan dan wilayah di Kota Malang,” katanya.
Dalam konsep penataan, jalan baru nantinya dibangun menggunakan konstruksi cor beton dan dilengkapi taman median di tengah jalur. Penataan itu diharapkan mampu menciptakan kawasan pasar yang lebih tertata, nyaman, dan memiliki nilai estetika.
“Di tengah jalan nanti akan dibuat taman pembatas supaya kawasan pasar lebih rapi dan memiliki nilai estetika,” imbuhnya.
Komisi C juga mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Malang yang dinilai berhasil melakukan pendekatan persuasif kepada pedagang dalam proses relokasi pasar. Dukungan pedagang disebut menjadi faktor penting sehingga proyek yang sempat tertunda sejak tahun lalu akhirnya dapat direalisasikan tahun ini.
“Ini sebenarnya sudah direncanakan sejak tahun lalu. Anggarannya juga sudah ada, tetapi waktu itu relokasi pedagang belum selesai sehingga belum bisa dijalankan. Sekarang Alhamdulillah semua pihak mendukung,” jelas Sony.
Dalam proyek tersebut, akan dibangun tiga ruas jalan dua arah. Dua ruas berada di area relokasi pasar, sedangkan satu ruas lainnya berada di jalur pasar lama. Seluruh ruas jalan dirancang menggunakan konstruksi beton guna menopang tingginya aktivitas kendaraan distribusi barang di kawasan pasar.
Saat ini proyek masih memasuki tahap lelang pengadaan. Pemerintah Kota Malang menargetkan proses lelang selesai akhir Mei 2026 sehingga pengerjaan fisik dapat dimulai pada awal Juni mendatang.
Jika berjalan sesuai jadwal, pembangunan jalan di kawasan Pasar Induk Gadang ditargetkan rampung pada November hingga Desember 2026.
Komisi C DPRD Kota Malang menegaskan akan terus melakukan pengawasan agar proyek tersebut berjalan tepat waktu dan benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat maupun pedagang di kawasan Pasar Induk Gadang.




















