Peristiwa

Pria Asal Kebumen Tusuk Dua Mahasiswi di Jombang, Diduga Dipicu Masalah Cinta

3
×

Pria Asal Kebumen Tusuk Dua Mahasiswi di Jombang, Diduga Dipicu Masalah Cinta

Share this article
Pria Asal Kebumen Tusuk Dua Mahasiswi di Jombang, Diduga Dipicu Masalah Cinta
Pelaku saat diamankan di Polsek Plandaan, usai dimasa warga.(foto:sudutkota.id/Polsek Plandaan)

Sudutkota.id – Kasus penusukan brutal dipicu faktor asmara terjadi di wilayah Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Dua mahasiswi kakak beradik, Sita Janatul Munawaroh (25) dan adiknya Zubaidah Septia Ningsih (21), menjadi korban penusukan oleh seorang pria berinisial AD (25), asal Kebumen, Jawa Tengah.

Peristiwa berdarah tersebut terjadi di rumah korban di Desa Purisemanding, Kecamatan Plandaan, Jombang, pada Kamis malam (30/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.

Pelaku diduga menyelinap masuk ke dalam rumah melalui pintu belakang saat para penghuni sedang tertidur.

Kapolsek Plandaan, AKP Sartono, mengungkapkan bahwa aksi penusukan itu pertama kali diketahui oleh ibu korban, Masripah.

“Ibu korban terbangun setelah mendengar suara mencurigakan dan kegaduhan dari kamar Sita,” ujar Sartono, Sabtu (2/5/2026).

Saat dicek, pelaku diketahui sudah berada di dalam kamar dan tengah mencekik Sita sambil membawa senjata tajam. Situasi kemudian berubah menjadi brutal ketika pelaku menyerang korban secara membabi buta.

Akibat kejadian tersebut, Sita mengalami luka tusuk serius di bagian perut sebelah kiri. Sementara itu, sang adik, Zubaidah, yang berusaha menolong kakaknya, justru ikut menjadi korban dengan luka tusuk di paha kanan dan perut.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung menangkap pelaku. AD sempat menjadi sasaran amuk massa sebelum akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian.

“Pelaku sudah kami amankan di Mapolsek Plandaan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tegas Sartono.

Dari hasil pemeriksaan sementara, motif penusukan diduga dilatarbelakangi masalah asmara antara pelaku dan korban Sita.

“Pelaku memiliki hubungan dengan korban. Diduga ada persoalan pribadi yang memicu cekcok hingga berujung pada aksi penganiayaan,” jelasnya.

Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu bilah pisau bergagang kayu, satu unit sepeda motor Honda Vario milik pelaku, serta pakaian korban.

Saat ini kedua korban masih menjalani perawatan intensif di fasilitas kesehatan. Polisi juga telah melakukan visum guna melengkapi proses penyidikan kasus penusukan di Jombang tersebut.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *