Daerah

DPRD Kota Malang Soroti Carut-Marut Pasar Besar

19
×

DPRD Kota Malang Soroti Carut-Marut Pasar Besar

Share this article
H. Eddy Widjanarko (kemeja putih) saat berada di lokasi, memberikan penjelasan terkait kondisi Pasar Besar Malang. (Foto: Sudutkota.id/MIT)

Sudutkota.id – DPRD Kota Malang menyoroti berbagai persoalan yang membelit Pasar Besar Malang (eks Matahari), mulai dari kerusakan fisik bangunan hingga polemik pengelolaan yang tak kunjung tuntas, Selasa (14/4).

Anggota DPRD Kota Malang, H. Eddy Widjanarko, menilai kondisi pasar saat ini sudah memprihatinkan dan tidak bisa lagi dianggap sepele. Salah satu yang menjadi perhatian adalah keretakan pada dinding pagar lantai atas bangunan.

Menurutnya, keretakan tersebut diduga dipicu oleh beban tambahan berupa pot bunga yang menempel pada struktur dinding. Ia pun merekomendasikan pembongkaran dilakukan secara menyeluruh.

“Pemicu retaknya dari pot bunga yang menempel di dinding. Rekomendasi kami harus dibongkar total, jangan parsial karena bisa menimbulkan masalah baru,” ujarnya.

Eddy mengingatkan, kondisi cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini berpotensi memperparah kerusakan bangunan. Ia khawatir bagian tembok dapat roboh dan membahayakan pedagang maupun pengunjung.

“Kami khawatir tembok itu bisa jatuh kapan saja, apalagi saat hujan deras dan angin kencang,” katanya.

Meski demikian, ia menegaskan pembongkaran harus dilakukan dengan perhitungan matang karena dinding tersebut juga berfungsi sebagai pembatas di area atap.

“Kalau dibongkar, harus ada pengganti. Jangan sampai menimbulkan persoalan baru,” tegasnya.

Selain itu, Eddy juga menyoroti lambannya respons pihak eksekutif dalam menindaklanjuti rekomendasi DPRD. Padahal, menurutnya, anggaran perawatan pasar rakyat tersedia dan dapat dimanfaatkan.

“Anggaran ada, tinggal keseriusan dari eksekutif, dalam hal ini Diskopindag,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, Komisi B DPRD Kota Malang berencana menggelar hearing dengan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag). Koordinasi juga akan melibatkan DPUPRPKP untuk membahas aspek teknis bangunan.

Di tengah kondisi fisik yang mengkhawatirkan, rencana rehabilitasi Pasar Besar Malang hingga kini belum menemui kejelasan. Di sisi lain, isu dugaan praktik jual beli lapak turut mencuat.

DPRD menilai, tanpa langkah tegas dan terukur dari pemerintah, persoalan di Pasar Besar Malang akan terus berlarut dan berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *