Sudutkota.id – Tidak lama lagi, Kabupaten Jember akan punya kawasan yang bakal jadi icon baru. Apalagi kalau bukan kawasan Food Street yang kini prosesnya dalam pembangunan tahap kedua.
Berbagai alat berat juga sudah dikerahkan guna menuntaskan pekerjaan pada tahun 2026 ini.
“Soal Food Street, Alhamdulillah dan InsyaAllah itu akan menjadi salah satu icon baru Jember, yang kini prosesnya sedang dibangun kembali,” ujar Bupati Jember, Muhammad Fawait, Jumat (10/4/2026).
Gus Fawait menjelaskan, selama ini kawasan sekitar Alun-Alun Jember banyak pedagang kaki lima (PKL) dan pelaku usaha informal yang mengais rezeki. Saking banyaknya PKL, sangat gencar keluhan di tengah masyarakat terkait kondisi alun-alun yang dipenuhi PKL, sehingga menggangu keindahan kawasan tersebut.
Maka dari itulah, perlu dilakukan penataan PKL, sekaligus mewadahinya agar tetap bisa berjualan tanpa menggangu keindahan Alun-Alun Jember.
Salah satunya dengan membangun kawasan Food Street untuk menampung para PKL yang lokasinya tidak jauh dari Alun-Alun Nusantara Jember.
Menurut Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember, saat ini kawasan Food Street yang dibangun berada di Jalan Kartini, berdekatan dengan pusat Alun-Alun Jember.
“Nantinya setelah pembangunan di Jalan Kartini mudah-mudahan bisa diperpanjang ke Jalan Gatot Subroto,” tegasnya.
Gus Fawait menambahkan, pembangunan kawasan Food Street ini menjadi simbol keberpihakan Pemerintah Kabupaten Jember kepada sektor usaha informal, yakni para PKL dan UMKM.
“Harapannya nantinya Alun-Alun Jember tetap bagus dan para PKL bisa terwadahi di kawasan Food Street,” tandasnya.
Saat ditanya kapan operasional kawasan Food Street, Gus Fawait, memastikan bisa dioperasikan pada tahun 2026. ” Yang pasti tahun 2026 ini,” ujarnya.
Saat ini, pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Fawait memang lagi getol-getolnya melakukan pendataan PKL di beberapa tempat. Salah satunya pendataan PKL yang menjajakan dagangannya di sekitar Alun-Alun Jember.
Tercatat, sedikitnya ada ratusan PKL yang berjualan dan perlu diwadahi. Hal tersebut juga untuk memenuhi janji Bupati Fawait saat pilkada lalu yang akan memperhatikan kemajuan sektor UMKM, termasuk memikirkan nasib PKL.
Rencananya, pendataan tidak hanya dilakukan untuk PKL sekitar Alun-Alun Jember. Termasuk PKL yang berada di Jalan Gajahmada dan ruas jalan lainnya, juga sedang dalam pendataan.
Bahkan, sudah dipikirkan lokasi mana nantinya yang akan dijadikan kawasan Food Street untuk mewadahi para PKL berjualan.





















