Daerah

Belum Lengkapi Izin, Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang Dihentikan

17
×

Belum Lengkapi Izin, Pembangunan Pabrik Ayam di Jombang Dihentikan

Share this article
Satpol PP menghentikan pembangunan pabrik di Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang.(Foto: Sudutkota.id/Satpol PP Jombang)

Sudutkota.id – Proyek pembangunan pabrik pemotongan ayam di Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang dihentikan sementara oleh Satpol PP.

Penghentian proyek pabrik ayam di Jombang ini dilakukan karena pihak pengelola belum mengantongi izin lengkap.

Proyek pembangunan pabrik pengelolaan pemotongan ayam di Desa Banjardowo, Kecamatan Jombang, terpaksa dihentikan sementara.

Langkah tegas ini diambil oleh Satpol PP Jombang setelah ditemukan bahwa proyek tersebut belum memenuhi persyaratan perizinan.

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Jombang, Danny Syaiffudin, mengatakan penghentian dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari warga terkait aktivitas pembangunan yang diduga belum berizin.

“Setelah kami koordinasi dengan dinas teknis terkait dokumen perizinannya, memang benar pembangunan itu belum mengantongi izin lengkap,” ujarnya, Senin (6/4/2026).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa
Atas temuan tersebut, Satpol PP langsung menghentikan seluruh aktivitas pembangunan pabrik ayam di Jombang tersebut.

Penghentian bersifat sementara hingga pihak pengelola memenuhi seluruh dokumen perizinan yang dibutuhkan.
“Kami hentikan sementara sampai izin nanti dikeluarkan,” tegasnya.

Perlu diketahui bangunan pabrik tersebut diketahui milik CV Java Pangan Nusantara. Hingga kini, proyek pembangunan belum dapat dilanjutkan karena terkendala aspek legalitas.

Sementara itu, Kepala Desa Banjardowo, Syamsudin Arief, mengaku tidak mengetahui adanya proyek pembangunan pabrik tersebut.

Ia menyebut pihak pengelola belum pernah berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat. “Saya tidak tahu, tiba-tiba sudah membangun. Selama ini belum ada koordinasi ke desa,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *