Sudutkota.id – Seorang pelajar berusia 16 tahun tewas terseret arus saat berenang di Pantai Batu Bengkung, Desa Gajahrejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Kamis pagi (2/4).
Korban diketahui bernama Akhmad Safik Udin (16), warga Desa Srigading Jeruk, Kecamatan Lawang. Ia datang bersama empat rekannya untuk berkemah di kawasan pantai sejak Rabu malam (1/4).
Kasi Humas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 08.30 WIB saat korban berenang di laut.
“Korban sempat mengajak temannya untuk berenang. Salah satu temannya menolak, namun akhirnya ikut mendampingi. Saat di laut, korban tiba-tiba hilang terseret arus,” ujarnya.
Salah satu rekan korban, M. Fahri (16), yang berada di lokasi langsung meminta pertolongan. Tim SAR Pantai Batu Bengkung yang menerima laporan segera melakukan pencarian.
Sekitar 17 menit kemudian, korban ditemukan dalam kondisi terjepit di sela karang.
“Korban ditemukan pukul 08.47 WIB dalam kondisi terjepit karang. Setelah dievakuasi dan diberikan pertolongan pertama, korban dinyatakan meninggal dunia pukul 08.50 WIB,” jelas Bambang.
Diketahui, rombongan korban berangkat dari Lawang menggunakan tiga sepeda motor pada Rabu malam sekitar pukul 19.30 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 23.30 WIB. Mereka kemudian mendirikan dua tenda dan bermalam di kawasan pantai.
Keesokan harinya sekitar pukul 06.00 WIB, mereka sempat beraktivitas dan sarapan bersama sebelum insiden terjadi.
Sementara tiga rekan lainnya, Rohman Andika (22), M. Abdilla Arobi (19), dan Bagas Nugroho (22), tidak ikut berenang dan berada di tepi pantai saat kejadian.
Petugas gabungan dari Polairud, Polsek Gedangan, Koramil Gedangan, Pos AL Sendang Biru, relawan SAR, PMI, hingga Polhut turun ke lokasi untuk penanganan dan pengumpulan keterangan.
Polisi mengimbau wisatawan agar tidak berenang di area berbahaya serta mematuhi peringatan petugas guna mencegah kejadian serupa.





















