Peristiwa

Bayi Dalam Kantong Plastik Gegerkan Karangploso, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

13
×

Bayi Dalam Kantong Plastik Gegerkan Karangploso, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan

Share this article
Bayi Dalam Kantong Plastik Gegerkan Karangploso, Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan
Kondisi mayat bayi laki-laki yang ditemukan dalam kantong plastik merah di pinggir jalan Dusun Bocek Krajan, Karangploso, Kabupaten Malang.(foto:sudutkota.id/istimewa)

Sudutkota.id – Warga Dusun Bocek Krajan, Desa Bocek, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, dibuat geger dengan penemuan sesosok bayi laki-laki yang ditemukan sudah tidak bernyawa di pinggir jalan raya, Kamis (21/5/2026) pagi.

Bayi tersebut ditemukan di dalam kantong plastik warna merah dan terbungkus kain. Diduga kuat, bayi Malang itu sengaja dibuang oleh pelaku yang hingga kini masih diburu polisi.

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, area penemuan berada di sisi jalan yang relatif sepi dan dipenuhi rerumputan liar.

Penemuan bayi itu sontak mengundang perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas. Sejumlah warga tampak berkumpul di lokasi sambil menyaksikan proses evakuasi yang dilakukan petugas kepolisian bersama tim medis.

Informasi yang dihimpun, bayi pertama kali ditemukan sekitar pukul 10.30 WIB oleh seorang warga yang melintas di kawasan tersebut. Saksi awalnya curiga melihat kantong plastik merah tergeletak di pinggir jalan. Saat diperiksa, warga terkejut mendapati sesosok bayi laki-laki berada di dalamnya dalam kondisi sudah meninggal dunia.

Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, bayi ditemukan dengan tali pusar yang masih menempel, menandakan bayi itu baru saja dilahirkan sebelum akhirnya ditinggalkan di lokasi.

“Bayi ditemukan dalam kantong plastik merah dan dibungkus kain warna putih serta pink. Saat ditemukan kondisinya sudah meninggal dunia,” ujar AKP Bambang.

Setelah menerima laporan dari perangkat desa, jajaran Polsek Karangploso langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Tim medis dari puskesmas juga diterjunkan guna melakukan pemeriksaan awal terhadap jasad bayi.

Dari hasil pemeriksaan sementara, bayi diperkirakan baru dilahirkan sekitar dua hingga tiga jam sebelum ditemukan warga. Polisi menduga kuat bayi sengaja dibuang oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Dari pemeriksaan awal, bayi diduga baru lahir beberapa jam sebelum ditemukan. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,” lanjut AKP Bambang.

Usai dilakukan pemeriksaan awal, jenazah bayi kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk menjalani visum dan pendalaman medis lebih lanjut.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan sejumlah saksi serta menelusuri rekaman CCTV di sekitar jalur lokasi penemuan guna mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *