Sudutkota.id – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, turun langsung memimpin penertiban kawasan pasar, Selasa (1/4/2026). Ia bahkan menaiki ekskavator dan secara simbolis membongkar lapak pedagang yang berdiri di area terlarang.
Aksi tersebut menegaskan keseriusan Pemerintah Kota Malang dalam menata kawasan pasar yang selama ini dinilai semrawut dan mengganggu akses jalan.
Di lokasi, penertiban berlangsung dengan pengamanan aparat gabungan dari kepolisian, TNI, dan Satpol PP. Material bangunan seperti kayu dan seng tampak berserakan usai dibongkar alat berat, sementara sejumlah pedagang menyaksikan proses tersebut.
Wahyu menegaskan, penataan ini bukan kebijakan mendadak. Sosialisasi dan komunikasi dengan pedagang telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu.
“Ini bukan tiba-tiba. Kita sudah sosialisasi, sudah beri waktu, dan sudah siapkan tempat,” ujarnya.
Sebanyak 1.200 pedagang kaki lima (PKL) terdampak penertiban ini. Mereka selama ini menempati badan jalan dan area yang tidak sesuai peruntukan.
Pemkot Malang masih memberikan toleransi berupa waktu satu minggu bagi para pedagang untuk pindah ke lokasi yang telah disediakan.
“Kita beri waktu satu minggu. Jika belum pindah, akan kami tindak,” tegasnya.
Relokasi dilakukan bertahap, dimulai dari pedagang di bagian dalam, kemudian dilanjutkan ke pedagang di sisi luar. Pemerintah juga menyiapkan fasilitas seperti meja lapak dan zonasi untuk mendukung aktivitas perdagangan.
Wahyu mengakui penertiban ini tidak mudah karena sebagian pedagang telah menempati lokasi tersebut selama puluhan tahun.
“Ini sudah sekitar 25 tahun. Dulu juga pernah diminta pindah, tapi belum berhasil,” katanya.
Penataan kawasan pasar ini juga terkait rencana pembangunan infrastruktur yang didukung anggaran pemerintah pusat sebesar Rp14,9 miliar, terutama untuk akses jalan dan penataan kawasan.
Ia menegaskan, relokasi harus segera tuntas agar tidak menghambat pembangunan.
Meski demikian, pendekatan persuasif tetap dikedepankan melalui dialog dan penyediaan opsi relokasi.
“Ini untuk kepentingan bersama agar kawasan lebih tertata dan akses jalan lancar,” pungkasnya.





















