Sudutkota.id – Bupati Jember, Muhammad Fawait bakal mengeluarkan surat edaran agar koperasi dilibatkan dalam mendukung kebutuhan SPPG dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Jember.
Hal ini disampaikan Bupati Fawait di sela-sela pelantikan dan pengukuhan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Jember periode 2026–2030, di Pendopo Wahyawibawagraha, Jumat (13/3/26).
Bupati Fawait berharap kepengurusan baru mampu mengambil peran strategis dalam menggerakkan ekonomi daerah. Dijelaskan, kendati ada pemangkasan anggaran sekitar Rp 350 Miliar, program MBG mampu menciptakan perputaran uang hingga Rp 4 Triliun di Jember.
“Kita akan keluarkan surat edaran agar koperasi dilibatkan dalam mendukung kebutuhan SPPG,” ujarnya.
Dikatakan, bahan baku tidak perlu didatangkan dari luar daerah, cukup dari Jember. Ini diharapkan akan ada perputaran ekonomi di tengah masyarakat. Maka dari itulah, pihaknya meminta Dekopinda ikut membantu mengawasi pelaksanaan program MBG.
Ketua Umum Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin), Bambang Haryadi hadir langsung di acara pelantikan dan pengukuhan Dekopinda Kabupaten Jember periode 2026–2030, di Pendopo itu. Termasuk Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim juga turut hadir.
Bambang yang juga anggota DPR RI ini menjelaskan, di beberapa negara maju seperti Swiss, sistem koperasi justru menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat.
“Jika dikelola dengan baik sesuai prinsip dari, oleh, dan untuk anggota, koperasi mampu menjamin kesejahteraan anggotanya,” ujarnya.
Bambang menambahkan, koperasi tidak hanya sebagai lembaga simpan pinjam. Lebih dari itu, koperasi memiliki ruang usaha yang luas dan berpotensi besar dalam menggerakkan berbagai sektor ekonomi masyarakat. Ketika ekonomi bangkit, lambat kaun akan mampu mengurangi angka kemiskinan di Jember.
Untuk diketahui, kepengurusan Dekopinda Jember periode 2026–2030 kini dipimpin Ardi Pujo Prabowo, yang juga anggota DPRD Jember. Ardi sempat menegaskan komitmennya untuk merangkul seluruh pihak dalam memperkuat peran koperasi di Kabupaten Jember.
Menurut Ardi, di Jember terdapat lebih dari seribu koperasi yang siap mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. Untuk itu, peningkatan kapasitas pengurus menjadi salah satu prioritas agar pengelolaan koperasi berjalan akuntabel dan profesional.





















