Daerah

Bupati Malang Tekankan Sinkronisasi Program di Pra-Musrenbang RKPD 2027 Demi Kualitas Pembangunan Daerah

7
×

Bupati Malang Tekankan Sinkronisasi Program di Pra-Musrenbang RKPD 2027 Demi Kualitas Pembangunan Daerah

Share this article
Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. memimpin langsung pembukaan Forum Perangkat Daerah dalam rangka Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malang Tahun 2027 di Pendopo Malang pada Selasa (3/3) pagi.
Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M saat memberikan arahan di Pra-Musrenbang RKPD 2027. (foto: istimewa)

Sudutkota.id Bupati Malang Drs. H. M. Sanusi, M.M. memimpin langsung pembukaan Forum Perangkat Daerah dalam rangka Pra-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Pra-Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Malang Tahun 2027 di Pendopo Malang pada Selasa (03/03/2026) pagi.

Forum Pra-Musrenbang RKPD 2027 ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam merumuskan dokumen perencanaan pembangunan yang berkualitas, terarah, serta mampu mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Malang.

Di hadapan seluruh kepala perangkat daerah dan camat se-Kabupaten Malang, Sanusi menegaskan bahwa forum ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat kualitas perencanaan pembangunan daerah.

“Forum Perangkat Daerah ini merupakan tahapan strategis dalam penyusunan RKPD Tahun 2027, yang tidak hanya menjadi arah pembangunan tahunan, tetapi juga sebagai jembatan untuk mencapai target-target pembangunan jangka menengah daerah,” terangnya.

Menurutnya, sinkronisasi antar perangkat daerah menjadi kunci agar program yang dirancang tidak tumpang tindih maupun berjalan sendiri-sendiri. Ia meminta seluruh jajaran memahami isu-isu strategis yang tengah dihadapi Kabupaten Malang serta menetapkan target kinerja secara objektif dan terukur.

Pria yang kerap disapa Abah Sanusi itu juga menekankan pentingnya menyelaraskan usulan masyarakat yang dihimpun melalui Musrenbang Kecamatan dengan prioritas pembangunan daerah. Dengan begitu, setiap kebijakan yang diambil benar-benar berangkat dari kebutuhan riil masyarakat.

“Kita ingin memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang digunakan memiliki manfaat yang jelas, terukur, serta berdampak luas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang,” tegasnya.

Abah Sanusi turut mengingatkan pentingnya integrasi antara RPJPD, RPJMD, dan dokumen perencanaan sektoral agar pembangunan berjalan sistematis dan berkesinambungan. Ia berharap forum ini mampu melahirkan rekomendasi prioritas pembangunan yang selaras dengan arah kebijakan daerah sekaligus responsif terhadap dinamika dan tantangan ke depan.

Mengakhiri arahannya, ia mengajak seluruh perangkat daerah untuk mengedepankan kolaborasi dan inovasi dalam setiap perencanaan program.

“Saya mengajak seluruh perangkat daerah untuk bekerja dengan semangat kolaboratif, inovatif, dan penuh integritas, agar setiap program dan kegiatan yang direncanakan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Malang,” pungkasnya.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *