Sudutkota.id – Satreskrim Polresta Malang Kota mengerahkan penyelidikan intensif, menyusul penemuan dua jasad bayi yang masih berbentuk janin di dalam septic tank sebuah apartemen di Jalan Raya Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru.
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, menegaskan proses pendalaman masih terus berjalan dan penyidik belum dapat menarik kesimpulan pasti.
“Masih penyelidikan, masih kita dalami. Kami belum bisa menyimpulkan secara pasti terkait janin yang ditemukan,” ujar Aji saat dikonfirmasi Sudutkota.id, Selasa (3/3/2026).
Menurutnya, kompleksitas kasus dipicu oleh sistem saluran limbah apartemen yang terhubung dengan banyak unit hunian. Berdasarkan data sementara, jaringan pembuangan tersebut terkoneksi dengan sekitar 70 kamar.
Karena itu, penyidik kini melakukan analisis rekaman CCTV di sejumlah titik serta pendataan penghuni apartemen, termasuk yang terindikasi sedang atau pernah hamil dalam kurun waktu tertentu.
“Penemuan jasad ini di saluran air luar yang terhubung ke beberapa unit apartemen. Kami analisis CCTV dan melakukan pendekatan kepada penghuni,” jelasnya.
Polisi juga telah berkoordinasi dengan manajemen apartemen untuk membuka akses data penghuni dan mempercepat proses penyisiran. Pendekatan persuasif serta interogasi bertahap kepada penghuni masih terus dilakukan.
Sebelumnya, warga Kota Malang digegerkan dengan temuan dua janin bayi di dalam bak penampungan limbah apartemen tersebut pada, Jumat (6/2/2026) sore.
Kasus ini pertama kali diketahui saat petugas kebersihan melakukan pengurasan septic tank di area lantai paling bawah gedung sekitar pukul 15.00 WIB menggunakan truk tangki penyedot limbah.
Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, menjelaskan petugas awalnya menemukan benda mencurigakan sebelum akhirnya dipastikan sebagai jasad bayi.
“Saat dicek oleh saksi, ternyata benda yang jatuh tersebut adalah dua jenazah bayi yang masih berbentuk janin. Selanjutnya kejadian itu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian,” ungkapnya.
Petugas Polsek Lowokwaru bersama Unit INAFIS Polresta Malang Kota dan relawan tim medis kemudian melakukan olah TKP.
Dari pemeriksaan awal, kedua janin diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan tali pusar masih menempel dan diperkirakan berusia sekitar enam bulan dalam kandungan.
Polisi memastikan pipa kloset yang bermuara ke septic tank merupakan saluran pembuangan dari kamar-kamar apartemen. Namun hingga kini, unit asal pembuangan masih belum teridentifikasi.
Polresta Malang Kota mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus ini agar segera melapor guna membantu proses pengungkapan.






















