Daerah

Tak Sekadar Kejar Kepesertaan, Wahyu Hidayat Minta Kualitas Layanan JKN Terus Ditingkatkan

8
×

Tak Sekadar Kejar Kepesertaan, Wahyu Hidayat Minta Kualitas Layanan JKN Terus Ditingkatkan

Share this article
Tak Sekadar Kejar Kepesertaan, Wahyu Hidayat Minta Kualitas Layanan JKN Terus Ditingkatkan
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat berfoto bersama jajaran BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Timur usai audiensi di Balai Kota Malang. Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi masyarakat Kota Malang.(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.idPemerintah Kota (Pemkot) Malang menegaskan bahwa keberhasilan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tidak hanya diukur dari tingginya jumlah peserta, tetapi juga dari kualitas pelayanan kesehatan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Hal itu ditegaskan Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat menerima audiensi jajaran BPJS Kesehatan Wilayah Jawa Timur di Balai Kota Malang, Rabu (15/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wahyu Hidayat menekankan bahwa sinergi antara Pemkot Malang dan BPJS Kesehatan harus terus diperkuat agar layanan kesehatan semakin mudah diakses, cepat, berkualitas, dan memberikan kepastian bagi masyarakat. Menurutnya, tingginya angka kepesertaan JKN harus berjalan beriringan dengan peningkatan mutu pelayanan di seluruh fasilitas kesehatan.

“Komitmen kami bukan hanya memastikan masyarakat terlindungi melalui kepesertaan JKN, tetapi juga menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas. Karena itu, kolaborasi dengan BPJS Kesehatan harus terus diperkuat agar manfaat program ini benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Wahyu Hidayat.

Ia mengungkapkan, capaian Kota Malang dalam penyelenggaraan JKN menunjukkan tren yang positif. Tingkat keaktifan peserta JKN telah mencapai sekitar 95 persen, sedangkan dukungan Pemerintah Kota Malang terhadap kepesertaan JKN juga telah melampaui 50 persen. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi warganya.

Namun demikian, Wahyu mengingatkan bahwa angka tersebut tidak boleh membuat seluruh pemangku kepentingan berpuas diri. Menurutnya, tantangan berikutnya adalah memastikan setiap peserta JKN memperoleh pelayanan kesehatan yang cepat, profesional, dan tanpa diskriminasi, baik di puskesmas, klinik, maupun rumah sakit.

“Kami ingin masyarakat tidak hanya memiliki kartu JKN, tetapi juga merasakan pelayanan yang semakin baik ketika membutuhkan layanan kesehatan. Itulah tujuan utama yang terus kami dorong bersama BPJS Kesehatan,” tegasnya.

Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak juga membahas berbagai langkah strategis untuk memperkuat implementasi Program JKN di Kota Malang. Fokus pembahasan meliputi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, penguatan koordinasi antarinstansi, serta memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan kesehatan secara optimal.

Pemkot Malang juga berkomitmen terus mendukung pembiayaan kepesertaan bagi masyarakat yang memenuhi kriteria penerima bantuan, sebagai bagian dari upaya memperluas perlindungan kesehatan sekaligus meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Wahyu berharap sinergi yang telah terjalin antara Pemkot Malang dan BPJS Kesehatan dapat terus diperkuat melalui berbagai inovasi pelayanan. Dengan demikian, Program JKN tidak hanya menjadi instrumen perlindungan sosial, tetapi juga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Malang.

Melalui kolaborasi yang semakin solid, Pemkot Malang optimistis pelayanan kesehatan akan semakin prima, sejalan dengan visi mewujudkan Kota Malang sebagai kota yang sehat, berdaya saing, dan sejahtera.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *