KOTA MALANG, Sudutkota.id – Seorang mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM), QA (23), ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di kawasan Joyo Green Regency, Jalan Joyo Agung, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (11/9/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di kamar nomor 204. Saat ditemukan, terdapat darah yang keluar dari bagian hidung korban.
Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta mengatakan, pihak kepolisian menerima informasi mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 10.40 WIB. Petugas kemudian mendatangi lokasi bersama piket fungsi Polsek Lowokwaru untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP).
“Setelah menerima informasi, anggota langsung mendatangi TKP untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan,” ujar Kompol Anang.
Berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya sempat mengeluhkan kondisi kesehatan. Seorang teman korban mengaku mendengar suara rintihan dari kamar korban pada malam sebelumnya.
Korban juga disebut pernah bercerita kepada saksi bahwa dirinya memiliki riwayat gangguan kesehatan berupa kekurangan kalium.
Kondisi korban kemudian diketahui setelah pihak keluarga yang tidak berhasil menghubunginya meminta bantuan kepada pemilik kos untuk mengecek kamar korban. Saat kamar dibuka, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak sadarkan diri.
Petugas medis yang datang ke lokasi kemudian melakukan pemeriksaan. Korban dinyatakan telah meninggal dunia.
Polisi juga menemukan sejumlah obat dan suplemen di dalam kamar korban, di antaranya Inasleep, Magnesium Glycinate, Vitamin D3, Vitamin B Complex, Vitamin C, Paratusin, serta KSR 600 mg.
“Obat-obatan yang ditemukan di kamar telah diamankan untuk kepentingan pemeriksaan,” kata Anang.
Meski dari keterangan keluarga dan saksi korban memiliki keluhan kesehatan sebelumnya, polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab kematian.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kepolisian juga menyiapkan proses visum maupun pemeriksaan lebih lanjut sesuai kebutuhan penyelidikan.
Kompol Anang menegaskan, pihaknya masih mengumpulkan keterangan saksi dan barang-barang yang ditemukan di lokasi guna memastikan rangkaian kejadian secara utuh.
“Penanganan masih dilakukan dan hasil pemeriksaan lebih lanjut akan menjadi dasar untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya korban,” pungkasnya.





















