Olahraga

M112 Forever Bugar Start-Finish di MCP, 500 Peserta Siap Gowes 64 Kilometer Keliling Malang

14
×

M112 Forever Bugar Start-Finish di MCP, 500 Peserta Siap Gowes 64 Kilometer Keliling Malang

Share this article
M112 Forever Bugar Start-Finish di MCP, 500 Peserta Siap Gowes 64 Kilometer Keliling Malang
Ketua komunitas sepeda lipat Kota Malang sekaligus Kepala Disporapar Kota Malang Arif Tri Sastyawan bersama panitia dan peserta M112 Forever Bugar 2026 saat pengambilan race pack di Malang City Point, Jumat (14/8/2026).(Foto:sudutkota.id/Andik Agus Demit)

KOTA MALANG, Sudutkota.id – Sekitar 500 pesepeda dari berbagai daerah di Indonesia akan meramaikan M112 Forever Bugar 2026, event sepeda lipat berskala nasional yang digelar sebagai bagian dari rangkaian HUT ke-112 Kota Malang.

Kegiatan ini akan berlangsung, Sabtu (15/8/2026), dengan titik start dan finish di Malang City Point (MCP). Peserta dijadwalkan mulai melakukan persiapan sejak pukul 05.30 WIB dan diberangkatkan pada pukul 06.00 WIB.

Dengan jarak sekitar 64 kilometer, para peserta akan menyusuri sejumlah wilayah Kota Malang dan sebagian Kabupaten Malang sebelum kembali menuju titik finis di MCP.

Ketua komunitas sepeda lipat Kota Malang yang juga Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Arif Tri Sastyawan, S.STP., M.Si., mengatakan M112 merupakan kelanjutan dari M Series yang digelar komunitas Ngalam Folding Bike sejak 2023.

“Kalau tahun ini Kota Malang berulang tahun 112 tahun, kita pun mengadakan M112 sebagai rangkaian perayaan HUT Kota Malang yang ke-112,” kata Arif, Jumat (14/8) sore.

M Series diawali dengan M109 pada 2023, kemudian M110 pada 2024 dan M111 pada 2025. Rangkaian kegiatan tersebut bahkan pernah berkembang menjadi Jambore Sepeda Lipat Nasional ke-13 yang menghadirkan sekitar 3.100 peserta.

Dari jumlah tersebut, sekitar 91 peserta tercatat berasal dari mancanegara, di antaranya Malaysia, Singapura dan Thailand.

Sementara pada M112 tahun ini, sekitar 60 persen peserta berasal dari luar Kota Malang. Mereka datang dari sejumlah daerah seperti Surabaya, Yogyakarta, Bandung hingga Banjarmasin.

Menurut Arif, komposisi peserta tersebut menunjukkan bahwa M Series telah memiliki daya tarik di kalangan komunitas sepeda lipat nasional.

“Harapan kami dengan penyelenggaraan M112 2026 ini lebih mempromosikan Kota Malang, tempat-tempat wisata di Kota Malang, dan terutama UMKM di Kota Malang,” ujarnya.

M112 juga diarahkan menjadi bagian dari pengembangan sport tourism di Kota Malang.

Kehadiran ratusan peserta dari luar daerah dinilai membawa dampak ekonomi karena sebagian peserta tidak langsung pulang setelah mengikuti kegiatan. Mereka telah berdatangan sejak Kamis dan akan berada di Kota Malang selama beberapa hari memanfaatkan momentum long weekend.

Peserta berpotensi menginap di hotel, menikmati kuliner, mengunjungi destinasi wisata serta berbelanja produk UMKM lokal.

“Artinya perputaran ekonomi di Kota Malang ini bergerak, multiplier effect-nya sangat luar biasa sekali. Karena dengan adanya event ini kulinernya jalan, penginapannya jalan,” kata Arif.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi keuntungan tersendiri bagi Kota Malang. Event olahraga yang mendatangkan peserta dari luar daerah sekaligus menjadi sarana promosi wisata secara langsung.

Peserta dapat menikmati lanskap Kota Malang, kuliner hingga berbagai destinasi wisata selama berada di kota ini.

M112 tahun ini mengambil rute sekitar 64 kilometer, lebih pendek dibanding event sebelumnya yang mencapai sekitar 109 kilometer.

Panitia menilai rute tersebut relatif ringan. Namun, keselamatan peserta tetap menjadi perhatian utama.

Peserta diwajibkan menggunakan sepeda lipat sesuai ketentuan dan wajib mengenakan helm.

Arif menegaskan peserta yang tidak menggunakan helm tidak akan diberangkatkan.

“Peserta yang tidak memakai helm besok tidak kita berangkatkan. Karena apa? Ini untuk keselamatan dari rekan-rekan semua,” tegasnya.

Panitia juga menyiapkan broom wagon atau kendaraan penyapu bagi peserta yang kelelahan atau tidak mampu melanjutkan perjalanan.

Sementara sepeda listrik dan sepeda bermesin tidak diperbolehkan mengikuti kegiatan.

“Untuk yang pakai mesin pastinya enggak akan lolos atau didiskualifikasi,” ujar panitia.

Peserta akan berkumpul di Malang City Point sejak pagi. Persiapan dimulai sekitar pukul 05.30 WIB sebelum pelepasan peserta pada pukul 06.00 WIB.

Dengan rute sepanjang sekitar 64 kilometer, panitia menargetkan peserta sudah memasuki titik finish di MCP sekitar pukul 12.00 WIB.

Setelah tiba di garis finis, peserta akan mengikuti rangkaian acara berikutnya berupa pembagian door prize, grand prize dan hiburan.

Pelepasan peserta juga dijadwalkan dihadiri Wali Kota Malang, Wakil Wali Kota Malang, jajaran Polres dan Kodim.

Arif mengatakan penggunaan angka dalam M Series berkaitan langsung dengan usia Kota Malang. M109 digelar saat Kota Malang memasuki usia 109 tahun, kemudian berlanjut hingga M112 pada 2026.

“M Series kita menyebutnya ini sudah identik dengan Malang. Karena orang bilang M, M, M itu pasti Malang,” katanya.

Dengan dukungan Pemerintah Kota Malang dan sejumlah sponsor, event tersebut terus dikembangkan dari tahun ke tahun.

Bahkan, panitia mulai menyiapkan konsep kegiatan dengan jarak yang lebih panjang pada tahun depan. Salah satu targetnya adalah rute hingga 160 kilometer dengan memanfaatkan akses menuju kawasan Malang Selatan.

M112 Forever Bugar 2026 pada akhirnya tidak hanya menguji ketahanan fisik para pesepeda. Event ini juga menjadi ujian sejauh mana kegiatan olahraga berskala nasional mampu memberi dampak langsung terhadap sektor pariwisata dan ekonomi Kota Malang.

Sekitar 500 peserta dari berbagai daerah akan mengayuh sepeda sejauh 64 kilometer, berangkat dan kembali ke MCP, sembari membawa nama Kota Malang ke komunitas sepeda di berbagai daerah di Indonesia.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *