Daerah

Event Besar di Jember Berbuah Raih Penghargaan Peduli Ekonomi Kreatif

5
×

Event Besar di Jember Berbuah Raih Penghargaan Peduli Ekonomi Kreatif

Share this article
Event Besar di Jember Berbuah Raih Penghargaan Peduli Ekonomi Kreatif
Kepala Diskominfo Jember, Akhmad Helmi Lukman bersama Sekretaris TP3D, Dima Akhyar saat menerima penghargaan mewakili Bupati Jember Muhammad Fawait.(Diskominfo for sudutkota.id)

JEMBER, Sudutkota.id – Prestasi demi prestasi terus ditorehkan Pemkab Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Dr. Muhammad Fawait, SE, MSc.

Kali ini, Jember mendapat penghargaan nasional sebagai Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif 2026 pada ajang penganugerahan ulang tahun ke-15 KompasTV bertajuk “INDONESIA B15A” yang digelar di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu malam (9/9/2026).

Tidak main-main, ​penghargaan nasional dari kalangan media ini diserahkan langsung Wakil Menteri Pariwisata, Ni Luh Puspa dan diterima Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jember, Akhmad Helmi Lukman, dan Sekretaris TP3D Jember, Dima Akhyar, mewakili Bupati Fawait.

Menurut Helmi, penghargaan yang diraih Pemkab Jember ini menjadi bukti nyata keseriusan daerah dalam memajukan inovasi berbasis seni budaya dan ekonomi kreatif. Salah satu pilar utamanya, kata dia, adalah gelaran tahunan kelas dunia, Jember Fashion Carnaval (JFC), yang terbukti sukses menjadi lokomotif penggerak ekonomi rakyat dan pariwisata daerah.

Alhamdulillah, malam hari ini kami diundang dalam acara ulang tahun Kompas TV. Mereka memberikan apresiasi kepada Pemkab Jember atas ekonomi kreatif yang ada di Kabupaten Jember,” kata Kepala Diskominfo Jember, Helmi.

Masih menurut Helmi, dampak ekonomi dari konsistensi pengembangan ekonomi kreatif penyelenggaraan JFC mencakup tiga aspek.

Dijelaskan, dampak JFC mampu menggeliatkan UMKM lokal yang melonjak sepanjang pelaksanaan ajang kreatif. Sekaligus memperkuat magnet wisatawan dengan kunjungan mencapai ratusan ribu pengunjung dari berbagai daerah sampai mancanegara, hingga meningkatkan okupansi hotel di Jember.

Penghargaan yang diraih Pemkab Jember ini menjadi bukti nyata keseriusan daerah dalam memajukan inovasi berbasis seni budaya dan ekonomi kreatif. Salah satu pilar utamanya adalah gelaran tahunan kelas dunia, Jember Fashion Carnaval (JFC), yang terbukti sukses menjadi lokomotif penggerak ekonomi rakyat dan pariwisata daerah.

Dampak ekonomi dari konsistensi pengembangan ekonomi kreatif penyelenggaraan JFC mencakup tiga aspek sekaligus. Menggeliatkan UMKM lokal yang melonjak tajam sepanjang pelaksanaan ajang kreatif, memperkuat magnet wisatawan dengan kunjungan mencapai ratusan ribu pengunjung dari berbagai daerah sampai mancanegara, hingga meningkatkan okupansi hotel di Jember.

Tentu, kata Helmi, penghargaan yang diterima Jember, ini hasil dari sinergi semua pihak. Termasuk hasil kerja keras kalangan muda yang berjuang keras menghidupkan sektor kreatif. “Ini tentu berkat perjuangan Bupati Jember yang berkolaborasi dengan pemuda, masyarakat Jember untuk membentuk masyarakat yang ekonomi kreatif,” tegasnya.

Tentu berbagai penghargaan yang diterima Jember sesuai ide dan terobosan Bupati Fawait yang jauh-jauh hari menegaskan bahwa event yang digelar di Jember harus dalam skala besar. Alasannya, event-event besar yang digelar di Jember akan berdampak pada geliat ekonomi.

“Harapannya ke depan, Pemkab bersama masyarakat dan anak-anak muda Jember bisa mewujudkan ekonomi kreatif yang lebih baik lagi untuk membangun ekonomi yang kuat bagi masyarakat dan Kabupaten Jember,” ungkapnya. (*)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *