JAKARTA, Sudutkota.id – Dugaan praktik judi online di rumah dinas TNI di Cijantung, Jakarta Timur, memunculkan pertanyaan mengenai pengawasan penggunaan fasilitas negara.
Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini membuka opsi meminta penjelasan dari pimpinan TNI untuk mendalami kronologi kejadian dan mekanisme pengawasan internal jika diperlukan.
Amelia menilai persoalan ini perlu ditangani serius, tetapi pemeriksaan harus tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Rumah dinas merupakan fasilitas negara yang penggunaannya harus sesuai peruntukan, sehingga dugaan penyalahgunaan perlu ditelusuri berdasarkan fakta.
“Saya sebagai anggota Komisi I DPR RI tentu memandang serius dugaan ini. Jika benar terjadi, persoalan tersebut perlu menjadi perhatian, tidak hanya dari sisi penegakan hukum, tetapi juga terkait pengawasan internal dan kedisiplinan di lingkungan TNI,” kata Amelia dalam jawaban tertulis melalui WhatsApp, Jum’at (9/10/2026).
Menurut Amelia, pemeriksaan objektif dibutuhkan untuk memperjelas kejadian dan mencegah spekulasi di tengah masyarakat. Kejelasan fakta juga menjadi dasar untuk menentukan langkah lanjutan tanpa mendahului hasil pemeriksaan.
Ia menyatakan Komisi I dapat meminta penjelasan pimpinan TNI apabila diperlukan, termasuk mengenai kronologi kejadian dan langkah pencegahan agar persoalan serupa tidak terulang.
“Jika diperlukan, Komisi 1 dapat meminta penjelasan dari pimpinan TNI mengenai kronologi kejadian, mekanisme pengawasan internal, serta langkah-langkah yang diambil untuk memastikan persoalan serupa tidak terulang,” ujarnya.
Amelia menegaskan, pengawasan DPR tidak semata-mata ditujukan untuk mengungkap perkara, tetapi juga mendorong evaluasi sistem pengawasan internal. Jika ditemukan pelanggaran, pihak yang terbukti terlibat harus ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.
“Fungsi pengawasan ini harus dijalankan secara konstruktif, objektif, dan sesuai kewenangan. Apabila ditemukan pelanggaran, tentu harus ada penindakan sesuai ketentuan hukum dan aturan yang berlaku, tanpa pandang bulu,” kata Amelia.





















