KOTA MALANG, Sudutkota.id – Seorang pemuda berinisial REW (20), warga Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, ditemukan tergeletak di pinggir jalan kawasan Kelurahan Bakalankrajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, dengan kondisi mengalami luka memar pada bagian wajah.
Peristiwa tersebut terjadi di depan Toko Karunia Baru, Sabtu (3/10/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. Informasi mengenai korban langsung ditindaklanjuti Unit Reskrim Polsek Sukun, Polresta Malang Kota.
Kapolsek Sukun, AKP Alamsyah Nugraha melalui Kasihumas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobhikin membenarkan adanya kejadian tersebut.
“Begitu menerima laporan masyarakat, anggota langsung mendatangi lokasi. Korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans relawan untuk mendapatkan perawatan medis di RSSA Kota Malang,” ujar Lukman, Sabtu (3/10/2026).
Lukman mengatakan, korban selanjutnya mendapatkan perawatan di ruang IGD RSSA Kota Malang. Berdasarkan informasi yang diterima kepolisian, kondisi korban dilaporkan stabil.
“Setelah korban dievakuasi, anggota melakukan penyelidikan dengan menggali informasi dari sejumlah saksi dan warga di sekitar lokasi,” jelasnya.
Dari hasil penyelidikan awal, polisi menduga korban menjadi sasaran pengeroyokan yang dilakukan oleh beberapa orang.
Tak membutuhkan waktu lama, Unit Reskrim Polsek Sukun kemudian berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam pengeroyokan tersebut.
“Sekitar pukul 05.30 WIB, dua orang terduga pelaku berhasil diamankan di lokasi yang berbeda,” ungkap Lukman.
Menurutnya, polisi masih melakukan pencarian terhadap seorang terduga pelaku lainnya berinisial N yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
“Dari keterangan awal dua orang yang telah diamankan, pengeroyokan diduga bermula ketika korban mengucapkan kata-kata kasar yang terdengar oleh mereka. Setelah itu terjadi pengeroyokan yang dilakukan bersama pelaku lainnya,” jelasnya.
Lukman menambahkan, untuk kepentingan penyidikan, Polsek Sukun telah menerbitkan laporan polisi serta surat pengantar visum et repertum.
“Penyidik juga melakukan pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi-saksi untuk mendalami rangkaian kejadian serta peran masing-masing pihak,” tambahnya.
Polisi masih terus mendalami perkara tersebut, termasuk memburu N yang belum berhasil diamankan.
“Kami masih melakukan pendalaman dan pencarian terhadap pelaku lain yang belum diamankan,” pungkas Lukman.




















