Nasional

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Tak Berhenti pada Pemulihan

11
×

Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Tak Berhenti pada Pemulihan

Share this article
Prabowo Dorong Rehabilitasi Pengguna Narkoba Tak Berhenti pada Pemulihan
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto memberikan keterangannya usai diterima Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.(Sudutkota.id/Setpres)

JAKARTA, Sudutkota.id – Pemulihan pengguna narkoba, terutama remaja dan anak muda, tidak cukup hanya membuat mereka berhenti dari ketergantungan. Pemerintah kini didorong menyusun model rehabilitasi yang juga membekali mereka agar dapat kembali menjalani kehidupan secara produktif.

Arah tersebut disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (29/9/2026).

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto mengatakan Presiden meminta pemerintah merumuskan model pendidikan dan rehabilitasi yang mampu membantu pengguna narkoba, khususnya kelompok usia muda, keluar dari persoalan ketergantungan.

“Bapak Presiden mengarahkan bagaimana model kurikulum, pendidikan yang ada sehingga itu akhirnya bisa betul-betul merubah ya,” ujar Brian dalam keterangan pers seusai rapat.

Untuk menyusun model tersebut, pemerintah akan melihat praktik rehabilitasi yang telah dikembangkan sejumlah perguruan tinggi. Masukan dari dokter Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan peneliti Universitas Indonesia juga disebut menjadi bahan dalam merumuskan pendekatan yang akan digunakan.

Brian mengatakan pengalaman tersebut akan dipadukan dengan praktik baik dari sejumlah negara, termasuk pemanfaatan teknologi dalam pendidikan dan rehabilitasi.

“Nah itu semuanya akan kita gunakan, kita akan rumuskan, formulasikan praktik-praktik baik yang sudah dikembangkan oleh kampus ya, perguruan tinggi, sehingga nantinya proses rehabilitasi pengguna narkoba, apalagi terutama yang remaja-remaja, anak-anak muda, itu dipastikan betul-betul bisa menyelesaikan permasalahan mereka,” katanya.

Perhatian terhadap kelompok usia muda juga berkaitan dengan kemudahan akses narkoba yang menjadi salah satu persoalan yang dibahas dalam rapat. Karena itu, pendekatan yang disiapkan tidak hanya diarahkan pada proses pemulihan, tetapi juga bagaimana mereka dapat kembali memiliki aktivitas dan masa depan yang produktif.

“Jadi tidak hanya sembuh tetapi juga kemudian produktif. Jadi yang kita akan susun bersama, tadi bersama-sama nanti perguruan tinggi yang memang memiliki fakultas kedokteran, fakultas psikologis yang sudah banyak terlibat dalam proses rehabilitasi para pengguna atau pecandu narkoba,” tutur Brian.

Pemerintah selanjutnya akan merumuskan konsep tersebut dengan melibatkan perguruan tinggi yang memiliki pengalaman dalam bidang kedokteran, psikologi, serta rehabilitasi pengguna atau pecandu narkoba. Pendekatan berbasis pendidikan dan teknologi menjadi bagian dari bahan yang akan dikaji untuk membentuk model rehabilitasi yang ditujukan terutama bagi remaja dan anak muda.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *