JOMBANG, Sudutkota.id – Sebanyak 116 warga disiapkan mengikuti operasi katarak gratis di RSUD Ploso, Kabupaten Jombang, pada 24 Oktober 2026, mendatang.
Sebelum menjalani tindakan medis, seluruh calon pasien terlebih dahulu mengikuti skrining untuk memastikan kondisi kesehatan dan kelayakan operasi.
Skrining meliputi pemeriksaan kondisi mata serta kesehatan umum calon pasien. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui kesiapan masing-masing peserta sebelum menjalani operasi katarak.
Peserta program operasi katarak gratis RSUD Ploso tidak hanya berasal dari Kabupaten Jombang. Sejumlah warga dari berbagai daerah di Jawa Timur turut memanfaatkan layanan tersebut, di antaranya dari Mojokerto, Lamongan, Sidoarjo, Surabaya, hingga Blitar.
Direktur RSUD Ploso, dr. Muhammad Vidya Buana, M.H., mengatakan layanan operasi katarak gratis tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.
“Penanganan ini juga diharapkan dapat mengurangi risiko kebutaan sekaligus mendukung aktivitas masyarakat,” ujar Vidya, Selasa (29/9/2026).
Menurut Vidya, akses terhadap penanganan katarak perlu diperluas karena gangguan penglihatan dapat memengaruhi kualitas hidup dan produktivitas masyarakat.
Karena itu, layanan medis gratis tersebut diharapkan dapat membantu warga memperoleh penanganan sesuai dengan kondisi kesehatannya.
“Kami ingin layanan ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam membantu mengurangi gangguan penglihatan akibat katarak. Dengan penanganan yang tepat, masyarakat diharapkan dapat kembali menjalankan aktivitas dan meningkatkan produktivitasnya,” kata Vidya.
Setelah menjalani skrining, calon pasien yang dinyatakan memenuhi persyaratan medis akan dipersiapkan untuk mengikuti operasi katarak.
RSUD Ploso memastikan seluruh tahapan pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dan kesiapan pasien sebelum menjalani tindakan medis.
“Dengan adanya layanan tersebut, masyarakat yang mengalami katarak mendapatkan akses penanganan medis tanpa biaya, termasuk bagi calon pasien yang telah dinyatakan memenuhi persyaratan berdasarkan hasil skrining,” pungkas Vidya.





















