Daerah

Lurah Bunulrejo Kaget Ditarik Jaran Goyang, Pentas Seni RW 16 Berlangsung Meriah

6
×

Lurah Bunulrejo Kaget Ditarik Jaran Goyang, Pentas Seni RW 16 Berlangsung Meriah

Share this article
Lurah Bunulrejo Kaget Ditarik Jaran Goyang, Pentas Seni RW 16 Berlangsung Meriah
Lurah Bunulrejo Winarko saat ditarik mengikuti atraksi Jaran Goyang dalam pentas seni warga RW 16, Kelurahan Bunulrejo, Kota Malang, Minggu (13/9/2026) malam.(Sudutkota.id/Andik Agus Demit)

KOTA MALANG, Sudutkota.id – Pentas seni dalam rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di RW 16, Kelurahan Bunulrejo, Kota Malang, Minggu (13/9/2026) malam, berlangsung meriah.

Salah satu momen paling mencuri perhatian terjadi ketika Lurah Bunulrejo Winarko ditarik ke tengah arena untuk mengikuti atraksi Jaran Goyang.

Winarko mengaku terkejut sekaligus senang dengan kejutan tersebut. Ia menilai keterlibatannya dalam atraksi itu justru menjadi gambaran bahwa kegiatan warga mampu menghilangkan sekat antara pemerintah kelurahan dengan masyarakat.

“Alhamdulillah, saya surprise dengan Jaran Goyang tadi. Saya sangat bersyukur. Ini momentum yang mana tidak ada sekat antara lurah dengan warganya,” ujar Winarko.

Lurah Bunulrejo Kaget Ditarik Jaran Goyang, Pentas Seni RW 16 Berlangsung Meriah
Dua penari Jaran Goyang tampil memukau dalam pentas seni warga RW 16 Kelurahan Bunulrejo, Kota Malang, Minggu (13/9/2026) malam. Aksi mereka berhasil menyedot perhatian warga dan menambah semarak perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.(Sudutkota.id/Andik Agus Demit)

Menurutnya, kegiatan warga seperti pentas seni, karnaval, jalan sehat hingga berbagai lomba perlu terus didorong. Selain melestarikan kesenian dan mempererat hubungan sosial, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi kelurahan untuk lebih dekat dengan masyarakat.

Winarko juga mengapresiasi RW 16 yang melibatkan pelaku UMKM dalam rangkaian kegiatan. Menurutnya, keterlibatan UMKM membuat kegiatan masyarakat tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi warga.

“Saya sangat mengapresiasi bahwa RW 16 melaksanakan kegiatan dengan melibatkan UMKM sehingga bisa membuat UMKM laku,” katanya.

Ia turut mengapresiasi keterlibatan Linmas dalam menjaga keamanan selama kegiatan berlangsung.

“Saya rasa keamanannya sangat terjamin dengan adanya teman-teman Linmas yang sangat banyak di RW 16 ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Panitia RW 16 Achmad Fauzi mengatakan, kemeriahan pentas seni merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat. Mulai dari panitia, Karang Taruna, pengurus RT dan RW, Linmas hingga warga ikut berkontribusi menyukseskan rangkaian kegiatan.

Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong sejak persiapan hingga puncak acara.

“Acara ini tidak akan terlaksana tanpa kerja keras teman-teman panitia serta dukungan pengurus RT dan RW dan partisipasi seluruh warga RW 16,” kata Fauzi.

Menurutnya, pentas seni tidak hanya menjadi ajang hiburan dalam memperingati HUT Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antarwarga sekaligus memberikan ruang bagi putra-putri dan warga RW 16 untuk menunjukkan bakat serta kreativitas.

Menutup rangkaian sambutan, Ketua RW 16 Yoyok menegaskan bahwa seluruh kegiatan dapat terlaksana karena kuatnya semangat gotong royong warga.

Ia mengucapkan terima kasih kepada panitia, Karang Taruna, Linmas dan seluruh warga yang telah bekerja keras sehingga rangkaian kegiatan sejak awal hingga pentas seni berjalan meriah.

“Pentas ini bukan sekadar ajang hiburan untuk merayakan hari kemerdekaan. Lebih dari itu, acara ini adalah wadah untuk mempererat tali silaturahmi, menjaga kerukunan, serta menyalurkan bakat dan kreativitas anak-anak serta warga kita,” ujar Yoyok.

Ia mengajak seluruh warga menikmati pentas seni dengan tetap menjaga ketertiban hingga acara berakhir.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *