Politik

Bimtek PAC Gerindra Lowokwaru Jadi Sinyal Pemanasan Mesin Politik Menuju 2029

17
×

Bimtek PAC Gerindra Lowokwaru Jadi Sinyal Pemanasan Mesin Politik Menuju 2029

Share this article
Bimtek PAC Gerindra Lowokwaru Jadi Sinyal Pemanasan Mesin Politik Menuju 2029
Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Lowokwaru, Ginanjar Yoni Wardoyo, yang juga anggota Komisi D DPRD Kota Malang, saat memberikan keterangan usai rapat koordinasi dan bimbingan teknis (bimtek) PAC serta ranting Gerindra Lowokwaru di AA Cafe and Resto.(Foto:sudutkota.id/Andik Agus Demit)

KOTA MALANG, Sudutkota.id – Mesin politik Partai Gerindra di Kota Malang mulai dipanaskan dari tingkat akar rumput. PAC Partai Gerindra Kecamatan Lowokwaru menggelar rapat koordinasi sekaligus bimbingan teknis (bimtek) yang melibatkan puluhan pengurus PAC, ranting hingga kader di tingkat bawah, Selasa (25/8/2026) Malam.

Kegiatan yang berlangsung di AA Cafe and Resto, Jalan Joyo Agung Nomor 4, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, tersebut menjadi bagian dari konsolidasi internal partai sekaligus penguatan kader dalam menghadapi dinamika politik menuju Pemilu 2029.

Meski pesta demokrasi 2029 masih beberapa tahun lagi, Gerindra Lowokwaru mulai memasang target politik secara terbuka. Dari dua kursi DPRD Kota Malang yang diraih pada Pemilu 2024, target berikutnya dinaikkan menjadi tiga kursi.

Ketua PAC Partai Gerindra Kecamatan Lowokwaru, Ginanjar Yoni Wardoyo, yang juga anggota Komisi D DPRD Kota Malang, mengatakan bimtek tersebut merupakan tindak lanjut instruksi organisasi untuk memperkuat konsolidasi dari DPC hingga ranting.

“Ini sebenarnya bagian dari instruksi dari DPP Pusat, penguatan konsolidasi internal dari DPC sampai ke tingkat ranting. Intinya ini adalah bimbingan teknis dan penguatan kader partai,” ujar Ginanjar.

Menurut Ginanjar, kekuatan partai tidak semata-mata ditentukan oleh struktur formal, tetapi juga oleh kekuatan massa dan kader di tingkat akar rumput.

Karena itu, pengurus PAC, ranting hingga struktur di tingkat RW diminta tidak hanya aktif ketika ada agenda politik. Mereka harus hadir dalam berbagai aktivitas masyarakat, mulai dari kerja bakti, gotong royong hingga kegiatan sosial lainnya.

“Partai itu kebesarannya ditentukan oleh massa akar rumput. Maka ini adalah bentuk konsolidasi dari DPC sampai pengurus-pengurus tingkat ranting,” katanya.

Ginanjar menekankan, seluruh kader harus membangun komunikasi langsung dengan warga. Menurutnya, kehadiran kader di tengah masyarakat menjadi salah satu ukuran apakah organisasi benar-benar berjalan atau sekadar memiliki struktur di atas kertas.

“Kita menghimbau kepada seluruh pengurus PAC, ranting sampai RW untuk sama-sama menguatkan konsolidasi, berhubungan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, hadir pada seluruh kegiatan masyarakat, kerja bakti, gotong royong dan sebagainya,” jelasnya.

Konsolidasi tersebut juga diarahkan untuk menghadapi target politik Gerindra pada Pemilu 2029.

Ginanjar mengungkapkan, Gerindra di wilayah Lowokwaru berhasil memperoleh dua kursi DPRD Kota Malang pada Pemilu 2024. Hasil tersebut dinilai masih bisa ditingkatkan.

“Lowokwaru sendiri, target kita saat ini dari perolehan Pemilu 2024 kita mendapatkan dua kursi DPRD. Target kita adalah tiga kursi DPRD,” tegasnya.

Target tersebut menjadi bagian dari ambisi lebih besar DPC Partai Gerindra Kota Malang untuk mempertahankan sekaligus memperkuat posisi politiknya pada Pemilu 2029.

Ginanjar menyebut Gerindra Kota Malang menargetkan menjadi pemenang pada pemilu mendatang. Karena itu, persiapan tidak dilakukan secara mendadak menjelang tahapan pemilu, melainkan mulai digerakkan sejak 2026.

“Partai itu tidak sak dheg sak nyeth. Tidak bisa kemudian seperti membalik telapak tangan. Maka 2026 ini kita sudah terus menugaskan seluruh kader partai bergerak dan berjuang untuk masyarakat,” ujarnya.

Selain konsolidasi organisasi, bimtek juga diarahkan untuk memperkuat pemahaman kader terhadap program pemerintah, khususnya program strategis nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Ginanjar mengatakan kader harus mampu memahami program pemerintah sebelum menyampaikannya kepada masyarakat.

“Yang pertama adalah menguatkan tugas kader partai kita untuk mengawal program Presiden Prabowo Subianto, program strategis nasional,” katanya.

Di tingkat lokal, kader Gerindra juga diminta ikut mengawal agar program Pemerintah Kota Malang benar-benar berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Menurut Ginanjar, kader memiliki posisi strategis sebagai penghubung komunikasi antara pemerintah dengan warga, terutama mereka yang aktif dalam struktur sosial seperti RT dan RW.

“Panjenengan sebagai pengurus RT, pengurus RW dan sebagainya, di warung-warung kopi, di pertemuan dengan warga dan sebagainya, ini waktu kita untuk mengabarkan bahwa program pemerintah itu ada untuk kebaikan masyarakat Indonesia. Itu yang harus disampaikan,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan agar perbedaan pandangan politik tidak membuat masyarakat mengabaikan program pemerintah yang ditujukan untuk kepentingan publik.

“Suka tidak suka, baik atau buruk, tujuan dari program itu adalah untuk kemaslahatan masyarakat semua,” tegasnya.

Ginanjar menegaskan Lowokwaru menjadi salah satu wilayah penting bagi Gerindra Kota Malang. Pada Pemilu 2024, Gerindra berhasil menjadi pemenang di dapil Lowokwaru.

Capaian tersebut ingin dipertahankan sekaligus ditingkatkan pada Pemilu 2029.

“Harapannya ke depan tetap menjadi pemenang dan menambah jumlah kursi. Dan ini kan butuh kerja keras, kerja, kerja, kerja,” ujarnya.

Dengan target tiga kursi DPRD di Lowokwaru serta ambisi menjadi pemenang di Kota Malang, bimtek PAC dan ranting ini menjadi salah satu penanda bahwa Gerindra mulai mengaktifkan mesin organisasinya jauh sebelum Pemilu 2029.

Tantangannya kini bukan sekadar membangun struktur, tetapi memastikan seluruh kader benar-benar bekerja di tengah masyarakat. Sebab, target politik tiga kursi tidak akan tercapai hanya dengan konsolidasi di ruang pertemuan, melainkan membutuhkan kerja politik yang konsisten dari tingkat PAC, ranting hingga akar rumput.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *