DaerahPeristiwa

Bakar Sampah Tak Terkendali, Dua Truk Pengangkut Ayam Terbakar Hebat di Bululawang

9
×

Bakar Sampah Tak Terkendali, Dua Truk Pengangkut Ayam Terbakar Hebat di Bululawang

Share this article
Tampak petugas Damkar Kabupaten Malang berjibaku melakukan pemadaman kebakaran di garasi wilayah Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Minggu (16/8/2026). (Foto: Istimewa)

Sudutkota.id – Kebakaran hebat menghanguskan dua unit truk pengangkut ayam di sebuah garasi milik P Basori, Jalan Hasanuddin RT 12/RW 03, Maqbul Tengah, Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Minggu (16/8/2026).

Peristiwa yang diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah itu membuat api cepat membesar. Dua truk yang terparkir di dalam garasi akhirnya terbakar. Kerugian material ditaksir mencapai Rp750 juta.

Komandan Regu Damkar Kabupaten Malang, Syaiful Anwar, mengatakan kebakaran bermula ketika terdapat aktivitas pembakaran sampah di dekat lokasi garasi sekitar pukul 11.30 WIB.

“Selang beberapa waktu, anak-anak yang bermain di luar pagar berteriak melihat kepulan asap dan api,” kata Syaiful.

Mendengar teriakan tersebut, pemilik langsung keluar rumah. Saat diperiksa, api sudah membakar truk yang terparkir di garasi. Kondisi semakin mengkhawatirkan karena kendaraan tersebut dipenuhi keranjang yang digunakan untuk mengangkut ayam.

Api yang membesar juga mengancam merembet ke rumah dan kandang ayam yang berada di satu lokasi. Warga kemudian segera menghubungi Mako Damkar Kabupaten Malang.

Laporan diterima petugas sekitar pukul 12.15 WIB. Lima menit kemudian, tim langsung bergerak dan tiba di lokasi sekitar pukul 12.45 WIB.

Petugas berjibaku melakukan pemadaman hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 13.45 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Dua kendaraan yang terbakar masing-masing Mitsubishi Canter N 8667 EY dan Isuzu Elf N 8632 EZ.

“Yang paling dikhawatirkan api merembet ke bangunan rumah dan kandang ayam. Karena itu penanganan langsung dilakukan agar kebakaran tidak semakin meluas,” ujar Syaiful.

Pemadaman melibatkan empat unit Damkar Kabupaten Malang, satu unit PMK PG Krebet Baru, Ambulans Relawan Bululawang, Polsek Bululawang, Redkar Kabupaten Malang, Relawan Bululawang serta Pemerintah Desa Kuwolu.

Tumpukan Kayu Bakar Juga Terbakar di Singosari

Belum selesai penanganan kebakaran di Bululawang, tim Damkar Kabupaten Malang pada hari yang sama juga menangani kebakaran tumpukan kayu bakar di Dusun Kreweh RT 20/RW 06, Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Warga melihat asap mengepul dari tumpukan kayu bakar milik Muslimin, 56 tahun. Api semakin membesar hingga dikhawatirkan merembet ke rumah yang berada di dekat lokasi.

Warga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Damkar Kabupaten Malang. Petugas tiba sekitar pukul 14.15 WIB dan berhasil melakukan pemadaman hingga selesai sekitar pukul 15.00 WIB.

Untuk kebakaran di Singosari, sumber api masih belum diketahui. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp1 juta, tanpa korban jiwa.

Dua kejadian tersebut menjadi pengingat bahwa aktivitas yang melibatkan api, termasuk membakar sampah, tidak boleh dilakukan sembarangan. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat berubah menjadi kebakaran besar ketika berada di sekitar kendaraan, bangunan, atau material mudah terbakar.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *