Daerah

Soal Pasar Tanjung, Demo Laskar Jahanam Ricuh, Ketua DPRD Halim Janji Libatkan Pengunjuk Rasa

13
×

Soal Pasar Tanjung, Demo Laskar Jahanam Ricuh, Ketua DPRD Halim Janji Libatkan Pengunjuk Rasa

Share this article
Soal Pasar Tanjung, Demo Laskar Jahanam Ricuh, Ketua DPRD Halim Janji Libatkan Pengunjuk Rasa
Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim saat menemui pengunjuk rasa yang berlangsung ricuh di depan Kantor Pemkab Jember.(Sudutkota.id/Winardi NP)

​JEMBER, Sudutkota.id – Aksi unjuk rasa yang digelar elemen Laskar Jahanam (Jalinan Hati Anak Manusia) bersama pedagang Pasar Tanjung di depan Kantor Pemkab Jember, pada Rabu (30/9/2026) sempat diwarnai kericuhan dan ketegangan.

Demo tersebut digelar karena beberapa pedagang merasa tidak dilibatkan saat Bupati Jember, Muhammad Fawait mengadakan pertemuan dengan pedagang Pasar Tanjung di pendopo Wahyawibawagraha.

Unjuk rasa juga digelar untuk menyuarakan penolakan terhadap rencana penggusuran pedagang di kawasan Jalan Samanhudi dan Untung Suropati.

Sebelumnya, Bupati Fawait memang sempat mengadakan pertemuan dengan pedagang Pasar Tanjung, warga, mahasiswa, serta lainnya yang menyepakati dilakukan penataan jam operasional untuk para pedagang yang berada di jalan pelataran Pasar Tanjung. Bahkan sesuai permintaan, arus lalu lintas juga dilakukan perubahan.

Namun, rupanya ada beberapa pedagang yang berunjuk rasa bersama Laskar Jahanam, yang terlewat tidak diundang.

“Saat pertemuan, tidak ada satupun dari kita yang diundang,” teriak Dwi Agus, ketua Laskar Jahanam.

Maka dari itulah, mereka melakukan aksi unjuk rasa yang berujung ricuh. Pengunjuk rasa sempat melempar tomat ke arah kantor Pemkab Jember.

Menanggapi gejolak massa aksi, Ketua DPRD Jember, Ahmad Halim, turun langsung menemui para demonstran untuk meredam suasana. Dalam orasinya di hadapan para peserta aksi, Halim menegaskan bahwa pemerintah daerah maupun DPRD tidak memiliki niat untuk mematikan mata pencaharian para pedagang lokal.

​”Tidak ada niat Pemkab maupun DPRD untuk menggusur atau menghalangi nafkah pedagang, baik pedagang bak maupun Bajongan,” ujar Ahmad Halim

​Sebagai solusi konkret atas ketegangan tersebut, Halim berjanji akan membuka ruang partisipasi seluas-luasnya bagi perwakilan pedagang untuk masuk ke dalam keanggotaan Satgas Penataan Pasar Tanjung.

​”Usul konkrit saya, saya meminta nama dari perwakilan pendamping dari Laskar Jahanam untuk dimasukkan sebagai unsur satgas. Setuju? Perkara berapa orang, itu semuanya kita masukkan. Termasuk yang unsur di dalam, warga maupun teman-teman pendamping yang lainnya.,” tegasnya di hadapan massa yang disambut sorak persetujuan.

​Lebih lanjut, Ketua DPRD Jember ini menyatakan siap menjembatani dialog terbuka antara perwakilan aksi dengan Bupati Jember. Halim akan meminta Bupati untuk rapat bersama lagi melibatkan Laskar Jahanam, pedagang bak (pikap) baik itu Bajongan baik di Jalan Samanhudi maupun Suropati.

​”InsyaAllah saya mengusulkan hari Jumat teman-teman akan kita undang untuk merumuskan bagaimana situasi dan kondisi Pasar Tanjung agar menjadi lebih baik,” pungkas Halim.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *