Religi

Di Hadapan Puluhan Ribu Jamaah Jember Bersholawat, Bupati Fawait Sosialisasikan Beasiswa untuk Santri

3
×

Di Hadapan Puluhan Ribu Jamaah Jember Bersholawat, Bupati Fawait Sosialisasikan Beasiswa untuk Santri

Share this article
Di Hadapan Puluhan Ribu Jamaah Jember Bersholawat, Bupati Fawait Sosialisasikan Beasiswa untuk Santri
Bupati Jember, Muhammad Fawait bersama KH R. Achmad Azaim Ibrahimy saat hadir dalam gelar Jember Bersholawat.(Foto:sudutkota.id/wnp)

Sudutkota.id – Suasana Alun-Alun Jember tumplek blek dengan kehadiran jamaah yang menghadiri gelar Jember Bersholawat, Rabu malam (5/8/2026).

Puluhan ribu warga terlihat melantunkan sholawat dalam gelaran Jember Bersholawat yang dihadiri KH R. Achmad Azaim Ibrahimy, Majelis Sholawat Sokarajah yang juga dihadiri Bupati Jember, Dr Muhammad Faqait SE, MSc beserta jajaran Forkopimda dan ulama besar di Jember.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember, memanfaatkan gelar Jember Bersholawat ini untuk menyampaikan berbagai program Pemkab Jember yang telah dilakukan selama ini. Salah satunya terkait program beasiswa bagi warga Jember untuk katagori santri.

“Jember hari ini terus berbenah. Termasuk memperbaiki pelayanan dasar,” ujarnya. Baik di bidang kesehatan, pendidikan, maupun bidang lainnya. Terkait bidang pendidikan, Gus Fawait menyampaikan, kini terbuka lebar kesempatan bagi para santri untuk mendapatkan beasiswa kuliah.

Di Hadapan Puluhan Ribu Jamaah Jember Bersholawat, Bupati Fawait Sosialisasikan Beasiswa untuk Santri
Bupati Jember, Dr Muhammad Faqait SE, MSc beserta jajaran Forkopimda dan ulama besar di Jember Bersholawat.(Foto:sudutkota id/wnp)

“Di bidang pendidikan, Kabupaten Jember terus memberikan beasiswa. Tahun kemarin ada sekitar tujuh ribu mahasiswa yang mendapatkan beasiswa kuliah sampai lulus. Tahun ini ada sekitar empat ribu lebih,” ujarnya.

Ditegaskan, bagi santri asal Jember yang kesulitan biaya kuliah, bisa memanfaatkan program beasiswa dari Pemkab Jember ini.

“Ada kategori khusus santri. Maka para santri tidak usah keluar dari pondok pesantren hanya untuk mendapatkan beasiswa. Cukup kuliah di pondok pesantren tetap mendapatkan kesempatan yang sama dengan yang di luar pondok pesantren untuk mendapatkan beasiswa Pemkab Jember,” ungkapnya.

Tidak hanya itu saja. Gus Fawait juga sempat menjelaskan terkait kemudahan layanan Adminduk. “Kini mengurus KTP tidak susah. Cukup di kecamatan masing-masing,” tegasnya.

Begitu juga terkait perizinan, masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi mengurus di Mall Pelayanan Publik (MPP) di kota. Ini lantaran, MPP Mini sudah ada di tiga kecamatan, yakni Tanggul, Jombang, dan Mayang, dan nantinya akan ada juga di kecamatan lain.

Begitu juga dengan layanan kesehatan. Sejak 1 April 2026, kata Fawait, seluruh warga Jember sudah bisa mendapatkan layanan kesehatan gratis melalui program Universal Health Coverage (UHC).

“Ini agar semua masyarakat Jember bisa mendapatkan layanan publik yang adil,” paparnya.

Tidak hanya itu, Gus Fawait juga menyampaikan program terkait layanan kesehatan Home Care. “Dua minggu lalu, kita luncurkan program baru layanan kesehatan home care. Kalau orang kaya punya dokter pribadi, mulai dua minggu lalu, warga yang tidak mampu, miskin ekstrim juga punya dokter pribadi lewat Home Care,” jlentrehnya.

Masih menurut Fawait, dalam program Home Care, warga tidak mampu akan didatangi satu bulan sekali oleh tenaga kesehatan. “Bisa melakukan telemedicine dengan dokter umum maupun dokter spesialis. Ini sejalan dengan cita-cita Presiden Prabowo,” tegasnya.

Terkait gelar Jember Bersholawat, Fawait juga meminta agar gelar Jember bersholawat seperti kali ini bisa dilangsungkan rutin tiap tahunnya. Pasalnya, dengan gelar Jember Bersholawat, masyarakat sekitar, terutama pelaku UMKM bisa merasakan manfaatnya sehingga menggerakkan roda perekomian.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *