Daerah

Muktamar ke-35 NU di Jombang: PCNU Matangkan Logistik, Posko, hingga Akomodasi Peserta

9
×

Muktamar ke-35 NU di Jombang: PCNU Matangkan Logistik, Posko, hingga Akomodasi Peserta

Share this article
Pengurus PCNU Jombang, saat bertemu dengan panitia lokal Muhtamar ke 35. (Foto: Sudutkota.id/Elok Apriyanto)

Sudutkota.id – Persiapan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Jombang terus dimatangkan. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU Jombang) memperkuat koordinasi lintas kepanitiaan dan mengonsolidasikan seluruh struktur organisasi untuk memastikan pelaksanaan muktamar berjalan lancar.

Perwakilan PCNU Jombang, H. Mohamad Haris Munawir (Gus Haris), mengatakan fokus panitia daerah saat ini adalah memetakan seluruh kebutuhan operasional di lapangan.

Pembahasan dilakukan melalui rapat koordinasi yang melibatkan pengurus harian PCNU, Ketua MWC NU se-Kabupaten Jombang, hingga koordinator tim teknis.

“Persiapan terus berjalan sambil menunggu penyelesaian Surat Keputusan (SK) kepanitiaan daerah dari panitia pusat,” ujar Gus Haris, Senin (27/7/2026).

Meski SK kepanitiaan belum diterbitkan, persiapan fisik dan logistik tetap dipercepat. Hingga saat ini, panitia daerah telah menggelar sedikitnya tiga kali rapat koordinasi untuk menyelaraskan program kerja dengan kebijakan Panitia Nasional Muktamar ke-35 NU.

Sebagai bentuk pelayanan kepada muktamirin dan tamu yang hadir, PCNU Jombang akan mendirikan sejumlah posko pelayanan di masjid-masjid strategis.

Posko tersebut disiapkan untuk membantu kebutuhan dasar peserta, termasuk penyediaan makanan dan minuman yang dikelola secara gotong royong oleh masing-masing MWC NU.

Selain itu, aspek keamanan dan ketertiban juga menjadi perhatian utama. Panitia terus memetakan kebutuhan personel di sejumlah titik strategis melalui koordinasi dengan MWC NU di setiap wilayah.

Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan fasilitas pendukung pemotongan hewan kurban di beberapa lokasi. Juru sembelih dan tenaga pelaksana yang berpengalaman akan diterjunkan agar proses berjalan sesuai syariat, higienis, dan tepat waktu.

Gus Haris mengimbau seluruh pengurus NU, mulai tingkat cabang, MWC hingga ranting, untuk menjaga kesiapan organisasi dan memperkuat komunikasi internal.

“Kami berharap seluruh persiapan Muktamar dapat berjalan optimal. Sinergi seluruh elemen Nahdlatul Ulama menjadi kunci agar pelaksanaan Muktamar berlangsung sukses, tertib, dan memberikan kemaslahatan bagi jam’iyah serta masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh, mengajak seluruh MWC NU, ranting, dan badan otonom (banom) di Kabupaten Jombang menjadi tuan rumah yang baik bagi para peserta muktamar.

Menurut Gus Rozaq, penyambutan yang hangat dan pelayanan terbaik akan menjadi kesan positif bagi para utusan NU dari berbagai daerah di Indonesia.

“Seluruh PCNU, MWC NU hingga ranting diminta memasang bendera NU di wilayah masing-masing serta menyambut tamu Muktamar dengan ramah, tertib, dan penuh kekeluargaan,” ujarnya.

Untuk menyemarakkan pelaksanaan Muktamar ke-35 NU, panitia akan memasang sekitar 1.000 umbul-umbul dan bendera NU di sejumlah jalur utama menuju Kabupaten Jombang.

Selain itu, ia menyebut panitia juga menyiapkan posko penyambutan di sejumlah pintu masuk wilayah sebagai pusat informasi sekaligus penunjuk arah bagi para tamu yang datang.

Dari sisi fasilitas, panitia mengalokasikan pemasangan pendingin ruangan (AC) di lokasi kegiatan guna menjaga kenyamanan peserta selama mengikuti agenda persidangan muktamar.

Sementara itu, sejumlah gedung di kawasan Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas dan sekitarnya telah disurvei sebagai lokasi penginapan serta area transit bagi peserta. Pengelolaan akomodasi akan melibatkan MWC NU dan pengurus ranting di sekitar lokasi.

“Melalui sinergi seluruh elemen Nahdlatul Ulama di Kabupaten Jombang, kami berharap pelaksanaan Muktamar ke-35 NU dapat berlangsung khidmah, aman, dan menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah,” pungkas Gus Rozaq.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *