Peristiwa

Diduga Rem Blong, Truk Tangki Tetes Tebu Terguling di Jalibar Kepanjen

31
×

Diduga Rem Blong, Truk Tangki Tetes Tebu Terguling di Jalibar Kepanjen

Share this article
Diduga Rem Blong, Truk Tangki Tetes Tebu Terguling di Jalibar Kepanjen, Sopir Tewas Terjepit di Kabin
Petugas gabungan mengevakuasi sopir truk tangki bermuatan tetes tebu yang tewas terjepit setelah kendaraan diduga mengalami rem blong dan terguling di Jalan Lingkar Barat (Jalibar), Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (23/7/2026).(foto:sudutkota.id/istimewa)

Sudutkota.id – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Lingkar Barat (Jalibar), Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Kamis (23/7/2026) siang. Sebuah truk tangki bermuatan tetes tebu terguling setelah diduga mengalami rem blong saat melintasi tikungan. Sopir truk ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terjepit di dalam badan kendaraan.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.15 WIB itu sempat mengundang perhatian warga karena truk bernomor polisi L 8573 UD terguling hingga menghantam dua batang pohon di sisi jalan. Benturan keras membuat kabin ringsek, sementara muatan tetes tebu tumpah dan menggenangi sebagian badan jalan.

Detik-detik kecelakaan juga terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga. Dalam rekaman tersebut, truk terlihat melaju dari arah Blitar menuju Malang dengan kecepatan cukup tinggi. Saat memasuki tikungan, kendaraan mendadak oleng, kehilangan kendali, kemudian terguling sebelum menghantam pepohonan di tepi jalan.

Petugas Satlantas Polres Malang yang tiba di lokasi sempat mengalami kesulitan menemukan pengemudi. Pemeriksaan awal di sekitar lokasi, termasuk pengecekan kabin dan rekaman CCTV, tidak langsung memperlihatkan posisi sopir.

Setelah dilakukan pencarian menyeluruh bersama tim gabungan dan warga, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi terjepit di bawah badan truk. Proses evakuasi berlangsung cukup lama karena kondisi kendaraan yang ringsek parah. Sekitar pukul 14.21 WIB, korban berhasil dievakuasi dan dimasukkan ke kantong jenazah.

Korban diketahui bernama Mustain (53), warga Desa Gebangmalang, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang, Ipda Samsul Khoirudin, mengatakan dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kegagalan fungsi pengereman ketika truk melintasi jalan menikung dengan muatan penuh.

“Dugaan awal rem blong dan karena isi muatan penuh, kendaraan tidak bisa terkendali saat jalan menikung hingga terguling menabrak pohon pertama dan pohon kedua lalu berhenti,” ujarnya di lokasi kejadian.

Menurut Samsul, kecelakaan tersebut tidak melibatkan kendaraan lain karena kondisi arus lalu lintas di Jalibar saat kejadian relatif lengang.

“Pada saat kejadian arus lalu lintas sedang sepi sehingga tidak ada korban lain,” katanya.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Olah tempat kejadian perkara (TKP) telah dilakukan, sementara rekaman CCTV dan sejumlah barang bukti diamankan sebagai bagian dari proses penyelidikan.

Satlantas Polres Malang juga mengingatkan seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar selalu memeriksa kondisi kendaraan sebelum beroperasi, terutama sistem pengereman. Pengemudi juga diminta tidak memaksakan perjalanan apabila mengalami kelelahan demi mencegah kecelakaan serupa kembali terjadi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *