Pendidikan

Sekolah Rakyat Jombang Capai Kuota Penuh, Program Pendidikan Gratis Siap Bergulir

10
×

Sekolah Rakyat Jombang Capai Kuota Penuh, Program Pendidikan Gratis Siap Bergulir

Share this article
Sekolah Rakyat Jombang Capai Kuota Penuh, Program Pendidikan Gratis Siap Bergulir
Suasana pembelajaran siswa siswi di SRT 8 Jombang. (foto: sudutkota.id/lok)

Sudutkota.id– Kuota peserta didik Program Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 8 Tahun Ajaran 2026/2027 di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, resmi terpenuhi 100 persen. Sebanyak 270 siswa akan mengikuti pendidikan gratis di jenjang SD, SMP, dan SMA.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Agung Hariadi, mengatakan proses penjaringan calon siswa telah rampung. Masing-masing jenjang pendidikan kini telah terisi 90 siswa sesuai kuota yang ditetapkan.

“Untuk jenjang SD, SMP, dan SMA sudah terpenuhi masing-masing 90 siswa. Selain itu juga disiapkan cadangan 10 persen dari pagu atau masing-masing sembilan siswa,” ujar Agung, Minggu (28/6/2026).

Agung menjelaskan, terpenuhinya kuota tersebut merupakan hasil kerja sama lintas instansi, mulai Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Badan Pusat Statistik (BPS), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), hingga Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).

“Tim gabungan menerapkan sistem jemput bola dengan melakukan verifikasi faktual hingga ke rumah-rumah warga di pelosok desa,” ucapnya.

Ia menegaskan langkah itu dilakukan untuk memenuhi kekurangan sekitar 20 calon siswa jenjang SD yang sebelumnya belum terpenuhi.

“Dalam proses seleksi, Pemkab Jombang menerapkan mekanisme yang ketat agar Program Sekolah Rakyat tepat sasaran,” paparnya.

Ia mengatakan prioritas diberikan kepada anak yang tidak bersekolah atau putus sekolah, anak rentan putus sekolah, anak terlantar, keluarga desil 1 dan 2, serta kelompok non-desil pada kondisi khusus berdasarkan hasil verifikasi lapangan.

“Sesuai arahan Bupati, kami turun ke lapangan untuk memastikan kondisi riil calon siswa. Data yang ada di DTSEN kami cocokkan dengan fakta di lapangan sehingga program ini benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan,” tegas Agung.

Perlu diketahui program Sekolah Rakyat yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto mendapat sambutan positif dari masyarakat, terutama keluarga kurang mampu yang selama ini terkendala biaya pendidikan.

Salah satu orang tua calon siswa, Zalika, warga Desa Kampung Baru, Kecamatan Plandaan, mengaku bersyukur setelah putranya, Bagus Puji Pangestu, dinyatakan lolos sebagai peserta Program Sekolah Rakyat.

“Kami sangat berterima kasih karena anak kami memperoleh kesempatan untuk mengenyam pendidikan melalui program ini. Semoga kelak ia dapat tumbuh menjadi pribadi yang berhasil, membanggakan keluarga, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Zalika.

Selain pendidikan gratis, peserta Program Sekolah Rakyat juga akan memperoleh berbagai fasilitas penunjang, mulai seragam sekolah, buku pelajaran, hingga kebutuhan konsumsi selama mengikuti pendidikan.

Dengan terpenuhinya kuota sebanyak 270 siswa, Pemkab Jombang optimistis Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan sekaligus membantu memutus rantai kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Jombang.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *