Pendidikan

SNBT Unair 2026, Calon Mahasiswa Terbanyak Masih dari Jawa Timur

3
×

SNBT Unair 2026, Calon Mahasiswa Terbanyak Masih dari Jawa Timur

Share this article
(Dari kiri) Sekretaris UNAIR Prof. Dr. Dwi Setyawan S.Si., M.Si., Apt; Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni Prof. Ir. Mochammad Amin Alamsjah, M.Si., Ph.D; Rektor UNAIR Prof. Dr. Muhammad Madyan S.E., M.Si., M.Fin; Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Dr. Achmad Solihin, S.E., M.Si. (Foto: Sudutkota.id/Ozzy)

Sudutkota.id – Universitas Airlangga (Unair) menerima sebanyak 2.771 calon mahasiswa, dari total 69.620 peminat atau peserta yang mendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT) 2026.

Jumlah itu termasuk 470 calon mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) sebagai wujud komitmen Unair pada pendidikan inklusif.

Rektor Unair Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin mengatakan, dari 2.771 calon mahasiswa yang diterima, 64,42 persen merupakan mahasiswi yang berasal dari 32 provinsi di Indonesia. Angka-angka ini membuktikan Unair tetap menjadi tujuan utama nasional.

“Meskipun berlokasi di Jawa Timur, Unair menerima dari seluruh Pulau Jawa sampai Papua Barat. Hal ini membuktikan bahwa gaung excellent with morality sudah meluas hingga ke seluruh Indonesia,” terangnya dalam Konferensi Pers SNBT 2026 di Hall Lantai 1 Gedung Manajemen, Kampus C Unair MERR Surabaya, Senin (25/5/2026).

Prof Madyan menjelaskan, S1 Kedokteran masih menjadi yang terketat di rumpun Sarjana. Sedangkan, persaingan di Program Vokasi ternyata jauh lebih kompetitif jika dibandingkan dengan rumpun Sarjana.

“Sarjana Kedokteran dengan 3,11 persen, diikuti Kedokteran FIKKIA dengan 3,67 persen dan Psikologi dengan 3,98 persen. Sedangkan, untuk Vokasi, D3 Keperawatan memimpin di angka 1,15 persen dan D4 Akuntansi Bisnis Digital dengan 1,20 persen,” jelasnya.

Prof Madyan menyebut, S1 Kedokteran memegang rerata nilai tertinggi mencapai 730,45 untuk Saintek dan Akuntansi dengan nilai 684,33 untuk Soshum. Kemudian, untuk Program Vokasi, D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) memegang nilai rerata tertinggi dengan nilai 659,76.

“S1 Kedokteran dari tahun ke tahun masih menjadi program studi dengan rerata nilai tertinggi di Universitas Airlangga,” ungkapnya.

Prof Madyan menegaskan, seleksi yang terlaksana di Unair sudah murni dan bebas dari kecurangan.

Di sisi lain, Ketua Pusat Penerimaan Mahasiswa Baru (PPMB) Unair Dr Achmad Solihin SE MSi mengatakan, Unair gencar melakukan antisipasi terkait masalah kecurangan yang kerap kali terjadi.

“Tentunya, kami sudah mempersiapkan semaksimal mungkin, seperti pemeriksaan metal detector, konfirmasi atau verifikasi terkait dokumen, serta wajah dan beberapa mekanisme lainnya,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *