Peristiwa

Pemotor Pembawa Gerobak Tewas Terserempet Truk Tangki BBM di Sumberpucung

3
×

Pemotor Pembawa Gerobak Tewas Terserempet Truk Tangki BBM di Sumberpucung

Share this article
Pemotor Pembawa Gerobak Tewas Terserempet Truk Tangki BBM di Sumberpucung
Kondisi sepeda motor Yamaha Jupiter beserta gerobak pengangkut barang milik korban yang tergeletak di lokasi usai kecelakaan maut dengan truk tangki BBM di Jalan Raya Sumberpucung, Kabupaten Malang, Minggu dini hari (17/5/2026). Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.(foto:sudutkota.id/ist.)

Sudutkota.id – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Sumberpucung, tepatnya di wilayah Desa Sumberpucung, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Minggu dini hari (17/5/2026) sekitar pukul 03.15 WIB.

Seorang pengendara sepeda motor pembawa gerobak dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian usai terserempet truk tangki bahan bakar minyak (BBM) saat diduga berusaha menyalip kendaraan tersebut.

Korban diketahui bernama Moh Yudi (35), warga Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter bernomor polisi N 5725 BAU yang dilengkapi gerobak pengangkut barang dan melaju dari arah Blitar menuju Malang atau barat ke timur.

Sementara kendaraan lain yang terlibat merupakan truk tangki BBM jenis UD Quester Tractor Head bernopol E 9438 YC yang dikemudikan Mimar Ambari (44), warga Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat korban melaju searah di belakang truk tangki di ruas Jalan Raya Sumberpucung. Ketika berada di lokasi kejadian, korban diduga mencoba mendahului kendaraan besar tersebut melalui sisi kanan jalan.

Namun nahas, saat proses menyalip berlangsung, posisi sepeda motor korban yang membawa gerobak diduga terlalu dekat dengan badan truk sehingga terjadi serempetan dengan bagian roda belakang kendaraan tangki. Akibat benturan tersebut, korban kehilangan keseimbangan lalu terjatuh ke badan jalan.

Korban mengalami luka berat, terutama di bagian kepala, dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP).

Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska saat dikonfirmasi pada Senin (18/5/2026) mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan diduga dipicu kurangnya ruang aman saat korban mencoba mendahului truk dari sisi kanan.

“Korban awalnya berada di belakang truk sebelum mencoba mendahului melalui sisi kanan jalan. Namun haluannya diduga kurang ke kanan sehingga terjadi serempetan,” jelasnya.

Pihak kepolisian, kata Chelvin, masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, termasuk pengemudi truk tangki yang terlibat dalam insiden tersebut.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut, termasuk pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan pengemudi kendaraan guna memastikan kronologi secara detail,” tambahnya.

Sekitar pukul 03.30 WIB, petugas kepolisian bersama relawan ambulans tiba di lokasi untuk melakukan penanganan dan evakuasi korban. Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUD Kanjuruhan Kabupaten Malang guna menjalani pemeriksaan medis dan keperluan visum et repertum (VER).

Selain menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), Satlantas Polres Malang juga mengamankan kendaraan yang terlibat sebagai barang bukti. Polisi turut memfasilitasi proses penyelesaian perkara antara keluarga korban dengan pihak pengemudi truk tangki.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *