Peristiwa

Nyalip di Depan SPBU, Pemotor Asal Wagir Tewas Usai Tabrak Truk di Kepanjen

12
×

Nyalip di Depan SPBU, Pemotor Asal Wagir Tewas Usai Tabrak Truk di Kepanjen

Share this article
Nyalip di Depan SPBU, Pemotor Asal Wagir Tewas Usai Tabrak Truk di Kepanjen
Petugas Satlantas Polres Malang saat melakukan olah TKP kecelakaan maut antara sepeda motor Suzuki Satria FU dan truk Isuzu di Jalan Raya Pepen, Kepanjen, Kabupaten Malang.(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.id – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Pepen, RT 04 RW 03 Dusun Pepen, Desa Mojosari, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang, Sabtu (9/5/2026) malam.

Seorang pengendara sepeda motor tewas usai terlibat tabrakan samping dengan sebuah truk Isuzu yang hendak keluar dari SPBU.

Peristiwa tersebut dibenarkan Kasatlantas Polres Malang, AKP Muhammad Alif Chelvin Arli saat dikonfirmasi wartawan Sudutkota.id, Minggu (10/5/2026).

Korban diketahui bernama Giri Indradi (29), warga Dusun Sekarputih, Desa Mendalanwangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Suzuki Satria FU bernopol N 3857 AM.

“Korban mengalami benturan pada bagian dada dan sempat mendapatkan perawatan di RS Wava Husada. Namun nyawanya tidak tertolong,” ujar AKP Alif.

Berdasarkan laporan Unit Gakkum Satlantas Polres Malang, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Sesampainya di lokasi kejadian, korban diduga berusaha mendahului kendaraan roda empat tak dikenal yang berada di depannya.

Namun pada saat bersamaan, sebuah truk Isuzu bernopol N 8489 EN yang dikemudikan Luis Sujiantoro Pangalila (25), warga Kecamatan Ngajum, hendak keluar dari SPBU menuju arah utara.

Karena jarak yang sudah terlalu dekat, korban diduga tidak mampu menguasai laju kendaraannya hingga akhirnya terjadi tabrakan samping dengan truk tersebut.

Akibat benturan keras itu, korban mengalami luka serius di bagian dada. Korban sempat dilarikan ke RS Wava Husada sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kanjuruhan Kepanjen guna proses Visum et Repertum (VER).

Kasatlantas Polres Malang menjelaskan, dari hasil olah tempat kejadian perkara sementara, faktor utama penyebab kecelakaan diduga karena kurang hati-hatinya pengendara sepeda motor saat mendahului kendaraan lain.

“Diduga pengendara motor kurang memperhatikan ruang aman saat mendahului kendaraan di depannya,” jelasnya.

Petugas Satlantas Polres Malang yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, meminta keterangan saksi, hingga melakukan penyelidikan lebih lanjut.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *