Daerah

DLH Kota Malang Gaungkan Semangat Adipura di HUT ke-112

16
×

DLH Kota Malang Gaungkan Semangat Adipura di HUT ke-112

Share this article
DLH Kota Malang Gaungkan Semangat Adipura di HUT ke-112
Plt Kepala DLH Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran saat menghadiri kegiatan peringatan HUT ke-112 Kota Malang bertema “Malang Kota Bersih Menuju Adipura untuk Indonesia ASRI” di Malang Creative Center (MCC), Senin (11/5/2026).(foto:sudutkota.id/mit)

Sudutkota.idPemerintah Kota Malang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-112 Kota Malang tahun 2026 dengan semangat penguatan kepedulian lingkungan.

Mengusung tema “Malang Kota Bersih Menuju Adipura untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik dan Indah)”, kegiatan tersebut digelar di Hall Malang Creative Center (MCC) lantai 7, Senin (11/5/2026).

Kegiatan yang diinisiasi DLH Kota Malang itu menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, komunitas lingkungan, dunia usaha, hingga kalangan pendidikan dalam menghadapi persoalan sampah dan menjaga kebersihan kota.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Gamaliel Raymond Hatigoran mengatakan, persoalan lingkungan di Kota Malang kini membutuhkan perhatian serius seluruh pihak. Sebab, timbulan sampah harian di Kota Malang saat ini telah mencapai lebih dari 800 ton per hari.

Menurutnya, angka tersebut menjadi tantangan besar seiring meningkatnya jumlah penduduk dan aktivitas ekonomi masyarakat perkotaan.

“Ini menjadi pengingat bahwa persoalan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah saja, tetapi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat,” ujar Gamaliel dalam sambutannya.

Ia menambahkan, kegiatan peringatan HUT Kota Malang tersebut bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif menuju kota yang bersih, sehat, indah, dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan itu, DLH Kota Malang juga menggelar seminar lingkungan, pameran inovasi pengelolaan sampah, hingga pemberian penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi aktif dalam menjaga lingkungan.

Sekitar 600 peserta turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka berasal dari unsur sekolah, rumah sakit, bank sampah, kampung lingkungan, penggiat lingkungan, perguruan tinggi, sektor usaha, hingga tamu undangan dari berbagai instansi.

Penghargaan diberikan kepada pihak-pihak yang dinilai memiliki inovasi, konsistensi, serta dampak nyata dalam mendukung pengelolaan lingkungan hidup di Kota Malang.

“Kami ingin memberikan apresiasi kepada semua pihak yang selama ini bergerak menjaga kebersihan lingkungan. Karena menjaga Kota Malang tetap bersih tidak bisa dilakukan sendirian,” katanya.

DLH Kota Malang saat ini juga terus memperkuat berbagai program pengurangan sampah dari sumbernya. Mulai dari edukasi pemilahan sampah rumah tangga, penguatan bank sampah, hingga kolaborasi bersama dunia usaha melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Kami fokus pada pengurangan sampah dari sumber. Kalau hanya mengandalkan pengangkutan ke TPA, persoalan sampah tidak akan pernah selesai,” tegasnya.

Menariknya, plakat penghargaan yang diberikan kepada para penerima dibuat dari bahan daur ulang sampah berbentuk replika Tugu Jam tahun 1926, ikon bersejarah Kota Malang yang berada di kawasan Kayutangan atau sekitar pertigaan Splendid.

Plakat unik tersebut merupakan hasil karya kelompok pengelola sampah kreatif “Samo Migunani” bersama perajin lokal. Konsep itu menjadi simbol bahwa sampah tidak hanya menjadi limbah, tetapi juga dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi dan artistik.

Suasana kegiatan berlangsung meriah dan penuh semangat. Para peserta tampak antusias mengikuti seminar serta pameran lingkungan yang sebelumnya telah digelar di area MCC lantai 5 dan 7.

Melalui momentum HUT ke-112 Kota Malang ini, DLH berharap budaya peduli lingkungan semakin tumbuh di tengah masyarakat dan menjadi gerakan bersama demi mewujudkan Kota Malang yang bersih dan kembali meraih prestasi Adipura.

“Harapannya semangat menjaga lingkungan terus tumbuh. Kota Malang bersih adalah tanggung jawab bersama seluruh warga,” pungkas Gamaliel.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *