Sudutkota.id – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Ranugrati, tepatnya di depan Baber Pixel 55, Kota Malang, Selasa (28/4) dini hari. Insiden ini mengakibatkan seorang pejalan kaki lanjut usia meninggal dunia, sementara pengendara sepeda motor yang masih berstatus pelajar harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polresta Malang Kota, Iptu Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.45 WIB dan dilaporkan pada pukul 07.45 WIB. Kecelakaan melibatkan sepeda motor Honda Beat bernopol N-3591-EFJ dengan seorang pejalan kaki yang tengah menyeberang jalan.
Pengendara motor diketahui bernama Ibnu Aqil Chairul Azza (15), warga Landungsari, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Sementara korban pejalan kaki adalah La’is (76), warga Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
“Berdasarkan hasil olah TKP, sepeda motor melaju dari arah timur ke barat. Diduga pengendara kurang konsentrasi dan tidak mengutamakan penyeberang jalan yang berjalan dari selatan ke utara, sehingga tabrakan tidak dapat dihindari. Kami juga masih mendalami apakah ada faktor lain seperti kecepatan kendaraan maupun kondisi penerangan jalan saat kejadian,” ujar Eko.
Ia menambahkan, pihak kepolisian mengingatkan pentingnya kewaspadaan, khususnya pada jam-jam rawan seperti dini hari.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menjaga kecepatan kendaraan, serta lebih peka terhadap keberadaan pejalan kaki. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, baik bagi pengendara maupun penyeberang jalan,” tegasnya.
Akibat kejadian tersebut, korban pejalan kaki mengalami luka berat pada bagian kepala dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi. Jenazah kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dr. Saiful Anwar.
Sementara itu, pengendara motor mengalami luka dan langsung dilarikan ke rumah sakit yang sama untuk mendapatkan penanganan medis. Kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan juga dilaporkan mengalami kerusakan.
Di lokasi kejadian, petugas kepolisian dibantu warga sekitar tampak sigap mengevakuasi korban menggunakan tandu. Proses evakuasi berlangsung cepat di tengah arus lalu lintas pagi yang mulai ramai dan sempat menarik perhatian pengguna jalan yang melintas




















