Daerah

Bangun 400 SPPG Jember Jadi Percontohan, Uang Ratusan Miliar Berputar Sebulan

26
×

Bangun 400 SPPG Jember Jadi Percontohan, Uang Ratusan Miliar Berputar Sebulan

Share this article
Bangun 400 SPPG Jember Jadi Percontohan, Uang Ratusan Miliar Berputar Sebulan
Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Ir. Dadan Hindayana, bersama Bupati Jember Muhammad Fawait saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Cahaya Sholawat Nusantara yang berlokasi di,Desa Wringinagung, Jombang, Jember, Kamis, (16/4/2026).(foto:sudutkota.id/wnp)

Sudutkota.idKabupaten Jember dijadikan salah satu daerah percontohan nasional dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).

Hal ini disampaikan Ketua Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Ir. Dadan Hindayana, saat kunjungan sekaligus meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Cahaya Sholawat Nusantara yang berlokasi di Jl. Duku, Pondok Jeruk, Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember pada Kamis, (16/4/2026).

Menurut Dadan, hal in tidak lepas dari ketepatan dan kelengkapan data penerima manfaat yang dimiliki pemerintah daerah. Total jumlah SPPG yang ada di Jember sekitar 400 SPPG.

“Saya selalu mencontohkan Jember sebagai kabupaten yang secara cermat memberikan data penerima manfaat. Data yang kami miliki dapat Su oleh Bupati, sehingga Jember sering kami jadikan contoh dalam keseriusan pelaksanaan program,” ujarnya.

Dadan juga menyinggung soal keterlibatan lintas sektor melalui tim percepatan makan bergizi yang melibatkan hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam mempercepat implementasi program di daerah.

Lebih lanjut, Dadan mengungkapkan, sebanyak 93 persen anggaran BGN disalurkan langsung ke seluruh SPPG melalui mekanisme virtual account. Setiap satu SPPG menerima anggaran sekitar Rp 1 Miliar per bulan.

Dari jumlah tersebut, sekitar 70 persen digunakan untuk pembelian bahan baku, sehingga memberikan dampak langsung kepada petani, peternak, dan pelaku UMKM. Sementara 20 persen dialokasikan untuk operasional, termasuk gaji relawan, dan 10 persen untuk pengembalian investasi mitra yang membangun SPPG.

Saat ini, sebanyak 207 SPPG telah beroperasi di Jember. Dengan demikian, perputaran dana yang telah mengalir mencapai sekitar Rp 207 miliar per bulan dan turut menggerakkan perekonomian lokal.

Ke depan, kata dia jumlah SPPG di Jember diproyeksikan akan terus bertambah hingga mencapai 400 unit. Jika target tersebut terealisasi, maka potensi perputaran dana yang masuk ke daerah diperkirakan akan meningkat signifikan setiap bulannya.

Dadan Hindayana optimistis program makan bergizi di Jember dapat segera menjangkau seluruh sasaran penerima manfaat. Ia berharap program ini tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Harapannya, anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, kuat, dan ceria. Di sisi lain, masyarakat juga merasakan manfaat ekonomi dari program ini,” pungkasnya.

Sementara itu Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan, dirinya sengaja membawa kepala BGN ini ke pelosok Jember, dengan maksud untuk membuktikan Kepada kepala BGN, bahwa MBG di Jember sangat dibutuhkan masyarakat.

“MBG di sini sangat ditunggu oleh masyarakat,” ungkap Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember.

Gus Fawait mengatakan, program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat respons positif dari masyarakat, meski di media sosial muncul narasi sebaliknya.

“Saat kami kunjungan ke pelosok Jember yang jauh dari kota, yang ditanyakan masyarakat kapan mendapatkan MBG,” katanya.

Menurut Gus Fawait, Progam MBG yang diinisiasi Presiden Prabowo dapat menggerakkan perekonomian daerah. Jika program berjalan optimal, kata dia, perputaran dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui MBG di Jember bisa mencapai hampir Rp 4 Triliun per tahun, mendekati total APBD Jember yang sekitar Rp 4,3 Triliun.

“Perputaran ekonomi dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, jika ada pihak khawatir tentang inflasi, saya orang ekonomi, selama inflasi dibawah laju pertumbuhan, hal itu tidak perlu terlalu dikhawatirkan,” terangnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *