Sudutkota.id – Program seragam gratis Jombang 2026 kembali digulirkan Pemerintah Kabupaten Jombang untuk siswa baru jenjang SD/MI dan SMP/MTs.
Tahun ini, anggaran seragam gratis Jombang mencapai sekitar Rp18 miliar dan mencakup tambahan satu setel seragam pramuka.
Program bantuan seragam gratis untuk siswa SD dan SMP di Jombang ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meringankan beban wali murid saat tahun ajaran baru.
Berdasarkan data yang dihimpun, total anggaran mencapai belasan miliar rupiah. Rinciannya meliputi Rp5,37 miliar untuk pengadaan kain SMP/MTs, Rp3,51 miliar untuk kain SD/MI, Rp5,98 miliar untuk jasa jahit SMP/MTs, serta Rp3,92 miliar untuk jasa jahit SD/MI.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang, Wor Windari memastikan bahwa program seragam gratis Jombang 2026 telah memasuki tahap pelaksanaan dan anggaran sudah disiapkan.
“Tahun ajaran 2026 ada penambahan satu setel seragam pramuka. Program seragam gratis ini sudah mulai berproses,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Ia berharap distribusi seragam dapat dilakukan segera setelah proses penerimaan murid baru selesai, sehingga siswa bisa langsung memanfaatkannya di awal tahun ajaran.”Semoga berjalan sesuai jadwal,” ucapnya.
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan seragam gratis Disdikbud Jombang, Rhendra Kusuma menjelaskan bahwa saat ini proses pengadaan masih berada pada tahap pemilihan penyedia kain melalui e-katalog. “Setelah pengadaan kain selesai, baru dilanjutkan pengukuran dan proses penjahitan,” jelasnya.
Adapun target waktu telah disusun secara bertahap. Pengadaan kain ditargetkan rampung pada Juli 2026, sedangkan proses penjahitan diperkirakan selesai pada September 2026.
Dengan tahapan tersebut, distribusi seragam gratis siswa Jombang diharapkan dapat berjalan tepat waktu dan sesuai kebutuhan siswa baru.





















