Daerah

Modus Pura-pura Menolong, Motor Pelajar SMP di Turen Raib Digondol Pria Berjaket Merah

19
×

Modus Pura-pura Menolong, Motor Pelajar SMP di Turen Raib Digondol Pria Berjaket Merah

Share this article
Aksi pencurian sepeda motor dengan modus berpura-pura membantu kembali terjadi. Kali ini menimpa seorang pelajar putri SMP di wilayah Turen, Kabupaten Malang. Pelaku nekat membawa kabur motor korban setelah sebelumnya berpura-pura menolong.
Pelaku berkaos merah terekam CCTV saat membawa kabur sepeda motor milik pelajar. (foto: tangkapan layar)

Sudutkota.id– Aksi pencurian sepeda motor dengan modus berpura-pura membantu terjadi di wilayah Turen, Kabupaten Malang. Kali ini, korban adalah seorang pelajar putri SMP yang kehilangan motornya saat hendak berangkat ke sekolah.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (1/4) sekitar pukul 06.32 WIB, di Jalan Bhayangkara RT 06 RW 09, Kelurahan Turen, Kecamatan Turen. Saat itu, korban mengalami kendala karena sepeda motornya tidak bisa menyala.

Dari rekaman CCTV milik warga, pelaku diketahui berjenis kelamin laki-laki, bertubuh kurus, diperkirakan berusia 30–40 tahun. Ia mengenakan jaket merah, celana pendek, serta topi berwarna gelap.

Pelaku kemudian mendekati korban dan berpura-pura menawarkan bantuan. Tanpa menaruh curiga, korban yang mengendarai Honda Scoopy warna merah bernomor polisi N 5724 A24 menerima bantuan tersebut. Pelaku membantu menyalakan motor mesin.

Namun, saat mesin hidup, pelaku justru langsung tancap gas dan membawa kabur kendaraan korban. Korban yang tersadar langsung berteriak histeris, tetapi pelaku berhasil melarikan diri.

Aksi pencurian ini terekam jelas kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi dan kini viral di media sosial Facebook. Rekaman tersebut diharapkan dapat membantu pihak kepolisian dalam mengungkap identitas pelaku.

Dari kejadian itu, Kapolsek Turen Kompol Irwan Tjatur Prambudi membenarkan adanya peristiwa tersebut saat di konfirmasi sudutkota.id, Kamis (02/04/2026).

Pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan guna mengungkap dan membekuk pelaku, meski keluarga korban hingga kini belum membuat laporan resmi.

“Kami mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap modus kejahatan serupa. Jika mengalami kendala di jalan, disarankan untuk meminta bantuan kepada orang yang dikenal atau warga sekitar yang dapat dipercaya,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *