Sudutkota.id – Aksi sigap warga Kecamatan Lowokwaru dalam membantu membubarkan balap liar di kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Suhat) Kota Malang mendapat apresiasi dari kepolisian.
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana secara langsung memberikan penghargaan kepada lima warga pada, Jumat (27/2/2026) sore.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk terima kasih sekaligus dorongan agar partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) terus meningkat.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan, aksi balap liar yang terjadi pada, Jumat dini hari (20/2/2026), sempat menimbulkan keresahan warga. Selain berpotensi memicu kecelakaan lalu lintas, aktivitas tersebut juga mengganggu kenyamanan masyarakat yang melintas maupun yang tinggal di sekitar lokasi.
Menurut Kholis, pihaknya saat ini tidak hanya melakukan penindakan di lapangan, tetapi juga melakukan pendalaman untuk mengurai pola munculnya balap liar di Kota Malang.
“Kami memahami masyarakat Malang sedang resah dengan berbagai aksi balap liar. Karena itu kami melakukan investigasi dan pendalaman untuk mengetahui bagaimana alur kelompok balap liar ini bisa berjalan di Kota Malang,” ujarnya.
Ia menegaskan, pendekatan kepolisian tidak berhenti pada pembubaran sesaat, melainkan berupaya menyentuh akar persoalan agar fenomena serupa tidak terus berulang.
“Kami harus melakukan pendalaman untuk bisa memecahkan akar persoalan balap liar ini. Setiap wilayah bisa memiliki pola yang berbeda, sehingga perlu penanganan yang tepat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Kholis menilai peran warga Lowokwaru patut menjadi contoh. Ia mengungkapkan, sekitar sepekan sebelum kejadian, jajaran Polresta Malang Kota sempat berdialog dengan warga di Pos Kamling Tlogomas terkait langkah yang harus dilakukan bila terjadi gangguan kamtibmas.
Dalam pertemuan tersebut, kepolisian mendorong masyarakat untuk tidak ragu melapor melalui layanan darurat 110 serta melakukan langkah pencegahan awal secara aman.
“Kami tentu berharap masyarakat cepat melapor. Masyarakat juga diperbolehkan mengambil tindakan pertama untuk mencegah gangguan keamanan maupun potensi kriminalitas yang merugikan,” jelasnya.
Saat aksi balap liar terjadi, sebagian warga segera menghubungi call center 110 milik kepolisian. Di sisi lain, komunitas warga setempat juga bergerak cepat dengan langkah persuasif untuk menghentikan aktivitas balap liar agar tidak membahayakan pengguna jalan.
Respons cepat tersebut dinilai membantu kepolisian dalam menjaga situasi tetap kondusif di kawasan Suhat yang dikenal sebagai salah satu jalur padat di Kota Malang.
“Atas kepedulian dan keberanian warga membantu menjaga kamtibmas, menurut saya mereka patut diapresiasi dan ini bisa menjadi contoh bagi wilayah lain,” pungkas Kholis.






















