Sudutkota.id – Tragedi kesehatan mental kembali menghantui Kota Malang. Kasus percobaan bunuh diri kembali terjadi di Jembatan Soekarno-Hatta (Suhat), Senin (19/1/2026) dini hari. Menyikapi peristiwa tersebut, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menegaskan perlunya pendekatan psikologis yang menyentuh akar persoalan, bukan sekadar solusi fisik berupa penambahan pagar pembatas.
Wahyu menilai, upaya pencegahan tidak bisa hanya mengandalkan infrastruktur. Menurutnya, persoalan kesehatan mental masyarakat membutuhkan penanganan yang lebih mendalam dan komprehensif.
“Kalau dari sisi pagar sebenarnya sudah kami lakukan. Tapi yang akan kami coba lagi adalah pendekatan lain. Karena yang harus diselesaikan itu akarnya,” ujar Wahyu saat dikonfirmasi di Balai Kota Malang, Senin (19/1/2026).
Ia menegaskan, Pemkot Malang tidak akan serta-merta menambah pagar pembatas di sejumlah titik rawan, termasuk Jembatan Suhat. Fokus pemerintah, kata Wahyu, adalah memperkuat pendekatan psikologis dan kesehatan mental agar kasus serupa tidak terus berulang.
Menurutnya, kondisi sosial masyarakat saat ini menunjukkan perlunya perhatian serius terhadap kesehatan mental. Oleh karena itu, Pemkot Malang akan menggandeng berbagai pihak, mulai dari akademisi hingga praktisi psikologi dan kejiwaan, guna merumuskan solusi yang lebih tepat sasaran.
Salah satu langkah yang akan ditempuh adalah membawa isu kesehatan mental ke dalam forum bersama para rektor perguruan tinggi di Kota Malang. Wahyu menyebut Forum Rektor akan menjadi ruang evaluasi sekaligus diskusi untuk mencari formulasi penanganan yang lebih efektif.
“Saya akan bertemu dengan Forum Rektor. Salah satu agendanya membicarakan hal ini, bagaimana evaluasi dan langkah ke depan,” jelasnya.
Wahyu menambahkan, tanpa pendekatan dari akar permasalahan, kecenderungan kasus percobaan bunuh diri dikhawatirkan akan terus berulang meski telah dilakukan berbagai upaya fisik.
“Kalau tidak ada pendekatan dari akarnya, ini tidak akan menyelesaikan masalah,” tegasnya.
Sementara itu, berdasarkan laporan Polsek Lowokwaru Polresta Malang Kota, peristiwa percobaan bunuh diri tersebut terjadi sekitar pukul 00.30 WIB di Jembatan Suhat, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru.
Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anang Tri Hananta, menjelaskan kejadian tersebut pertama kali diketahui dari laporan warga yang melintas di lokasi. Seorang saksi melihat seseorang terjatuh dari atas jembatan dan segera menghubungi pihak kepolisian serta relawan.
Korban diketahui seorang perempuan berinisial T.A.M. (24), mahasiswa salah satu perguruan tinggi negeri di Kota Malang. Saat dilakukan pengecekan awal oleh petugas dan tim medis relawan, korban dinyatakan masih hidup namun mengalami luka serius.
“Korban segera dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” pungkas Kompol Anang.






















