Nasional

KWP Berganti Ketua, Ariawan Titip Soliditas Jurnalis Parlemen kepada Rafyq

9
×

KWP Berganti Ketua, Ariawan Titip Soliditas Jurnalis Parlemen kepada Rafyq

Share this article
Mantan Ketua Korps Wartawan Parlemen (KWP) Ariawan bersama Ketua KWP terpilih Rafyq Pandjaitan dalam momentum pergantian kepengurusan KWP di Wisma DPR RI, Kopo, Bogor, Jawa Barat. (Foto: Humas)

JAKARTA, Sudutkota.id – Pergantian kepemimpinan Korps Wartawan Parlemen (KWP) membawa pekerjaan yang tidak berhenti pada penyusunan program baru. Di tengah beragam latar belakang media dan dinamika politik yang terus bergerak, kepengurusan baru juga dituntut menjaga komunikasi serta kekompakan para jurnalis yang bekerja di lingkungan parlemen.

Pesan itu disampaikan mantan Ketua KWP Ariawan kepada Ketua KWP terpilih, Rafyq Pandjaitan, dalam pemilihan kepengurusan baru di Wisma DPR RI, Kopo, Bogor, Jawa Barat, Jumat (2/10/2026). Ariawan menilai keberlangsungan organisasi sangat bergantung pada kemampuan kepemimpinan baru merawat kebersamaan di antara anggotanya.

“Saya menitipkan amanat besar ini kepada Rafyq Pandjaitan agar senantiasa menaruh perhatian ekstra pada nilai kebersamaan serta kekompakan seluruh jurnalis di lingkungan parlemen,” tegas Ariawan dalam sambutan penutupnya.

Pesan tersebut tidak lepas dari karakter KWP yang beranggotakan jurnalis dari berbagai media. Perbedaan latar belakang itu menjadi bagian dari dinamika organisasi, sekaligus membuat komunikasi internal menjadi penting agar tidak muncul kelompok yang merasa berjalan sendiri.

Ariawan menekankan bahwa kekuatan organisasi wartawan tidak hanya terlihat dari kegiatan yang diselenggarakan, tetapi juga dari soliditas anggotanya ketika menjalankan tugas jurnalistik di lapangan. Karena itu, kepemimpinan baru diharapkan mampu menjaga ruang komunikasi tetap terbuka bagi seluruh anggota.

“KWP hanya bisa menjadi organisasi yang disegani dan berdampak luas apabila kepemimpinan baru mampu merangkul setiap perbedaan tanpa ada kelompok yang merasa ditinggalkan,” kata Ariawan.

Rafyq menyatakan siap melanjutkan kepengurusan dengan menjadikan kolaborasi dan soliditas sebagai bagian dari arah organisasi. Ia menilai perubahan lanskap media juga menuntut wartawan parlemen memperkuat konsolidasi internal agar tetap mampu menjalankan peran jurnalistik secara kritis.

“Kami berkomitmen menjadikan KWP sebagai ruang kolaborasi yang inklusif, di mana soliditas antarjurnalis Senayan menjadi fondasi utama gerakan kami,” ujar Rafyq.

Rafyq juga menyebut pesan Ariawan akan menjadi salah satu pijakan moral dalam menjalankan kepengurusan baru. Pergantian kepemimpinan tersebut kemudian ditandai dengan penyerahan berkas kepengurusan secara simbolis di Kopo, Bogor.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *