Daerah

DPUBM Kabupaten Malang Maksimalkan Anggaran 2026 Fokuskan untuk Jalan Prioritas

23
×

DPUBM Kabupaten Malang Maksimalkan Anggaran 2026 Fokuskan untuk Jalan Prioritas

Share this article
Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang memastikan perbaikan jalan dan infrastruktur tetap berjalan optimal meski anggaran Tahun 2026 mengalami penurunan akibat kebijakan efisiensi.
Perbaikan salah satu di Kabupaten Malang. (foto: istimewa)

Sudutkota.id– Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang memastikan perbaikan jalan dan infrastruktur tetap berjalan optimal meski anggaran Tahun 2026 mengalami penurunan akibat kebijakan efisiensi.

Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, menyebut anggaran perbaikan jalan tahun ini sekitar Rp250 miliar, turun sekitar Rp60 miliar dibanding tahun 2025 yang mencapai Rp314 miliar.

Meski demikian, DPUBM tetap memaksimalkan penggunaan anggaran dengan fokus pada penanganan jalan prioritas, terutama ruas dengan kerusakan berat dan tingkat lalu lintas tinggi.

“Penanganan jalan dilakukan berdasarkan data dan kondisi lapangan agar lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran,” ujar Oong, sapaan akrabnya, Selasa (17/03)

Saat ini, panjang jalan kewenangan Kabupaten Malang mencapai 1.641,62 kilometer. Sekitar 20 persen di antaranya masih mengalami kerusakan ringan hingga berat dan membutuhkan penanganan bertahap.

DPUBM juga menerapkan sistem perbaikan berkala setiap triwulan agar pekerjaan lebih tepat waktu dan penyerapan anggaran maksimal. Untuk ruas dengan kepadatan kendaraan tinggi, pelebaran jalan akan menjadi prioritas, sedangkan jalan dengan kerusakan ringan ditangani menggunakan metode sapu lobang (Salob).

Selain mengandalkan APBD, DPUBM Kabupaten Malang aktif menjalin sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kementerian PU RI guna mempercepat pembangunan infrastruktur strategis.

Beberapa proyek yang berhasil didorong antara lain perbaikan jalan Gondanglegi–Balekambang, usulan jalan Kepanjen–Pagak melalui program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD), hingga perbaikan ruas Selorejo–Krisik melalui bantuan Pemprov Jatim.

“Melalui langkah tersebut, DPUBM Kabupaten Malang optimistis kualitas infrastruktur jalan tetap terjaga demi mendukung mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *