Daerah

Muktamar ke-35 NU Jombang Bakal Dibanjiri 200 Ribu Orang, Ini Persiapan Panitia

3
×

Muktamar ke-35 NU Jombang Bakal Dibanjiri 200 Ribu Orang, Ini Persiapan Panitia

Share this article
Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang lokasi Muhtamar ke 38. (Foto: Sudutkota.id/Elok Apriyanto)

Sudutkota.id – Pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum (PPBU) Tambakberas, Kabupaten Jombang, pada 27-31 Agustus 2026 diperkirakan akan menyedot sekitar 200 ribu pengunjung.

Panitia pun mematangkan berbagai persiapan, mulai dari penginapan, konsumsi, hingga fasilitas pendukung untuk menyukseskan agenda lima tahunan organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

Ketua Panitia Lokal (Panlok) Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh, mengatakan, jumlah tersebut merupakan akumulasi muktamirin, warga nahdliyin, muhibbin NU, alumni PPBU, hingga rombongan masyarakat yang datang untuk menyemarakkan muktamar.

“Kurang lebih ada 200 ribu orang yang akan hadir menyemarakkan Muktamar ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang ini,” ujar Gus Rozaq, Rabu (22/7/2026).

Menurut Ketua Umum Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum (YPPBU) Tambakberas itu, tingginya antusiasme masyarakat menjadi alasan utama melonjaknya jumlah pengunjung selama pelaksanaan muktamar. “Ada muktamirin, muhibbin NU, sampai romli atau rombongan lillahi ta’ala,” imbuhnya.

Untuk mengakomodasi peserta resmi, panitia telah menyiapkan sejumlah lokasi penginapan yang berada di dalam kawasan pesantren. Penginapan tersebut diperuntukkan bagi delegasi resmi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) dari seluruh Indonesia.

“Ya, kita memang telah menyiapkan untuk tamu-tamu yang punya legitimasi, menjadi utusan resmi dari PCNU atau PWNU,” katanya.

Gus Rozaq menjelaskan, fasilitas penginapan tersebar di beberapa titik, di antaranya MA Unggulan Bahrul Ulum, Kampus Madrasah Muallimin-Muallimat Atas (MMA) 1, MMA 2, MMA 3, Universitas Wahab Hasbullah (Unwaha), MTsN 3 Tambakberas, MAN 3 Tambakberas, serta Institut Agama Islam Bani Fattah (IAIBAFA).

Seluruh lokasi tersebut telah melalui proses survei dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan mempertimbangkan aspek kelayakan, kenyamanan, keamanan, fasilitas kamar mandi, serta kedekatan dengan lokasi kegiatan muktamar. “Seluruh gedungnya sudah disurvei PBNU dan proper sekali,” ungkapnya.

Selain menyediakan penginapan, panitia juga akan menghadirkan bazar UMKM di sekitar kawasan muktamar. Berbagai produk mulai dari kuliner, kaus, buku, hingga suvenir resmi Muktamar ke-35 NU akan tersedia bagi peserta maupun pengunjung.

“Jadi, mungkin dengan jalan kaki melewati stan-stan bazar, insya Allah membuat nuansa Muktamar menjadi rileks, bergembira, dan berkah, sesuai slogan panlok dan keluarga besar PPBU,” ujarnya.

Untuk venue pembukaan, panitia menetapkan Lapangan Untung Suropati sebagai lokasi opening ceremony. Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan hadir sekaligus membuka secara resmi Muktamar ke-35 NU.

Sementara itu, selama lima hari pelaksanaan muktamar, sekitar 3.370 muktamirin dari delegasi PCNU dan PWNU akan mendapatkan fasilitas konsumsi sebanyak tiga kali makan setiap hari, lengkap dengan kopi dan makanan ringan.

Lebih lanjut ia mengatakan panitia menargetkan menyiapkan sekitar 5.000 porsi makanan untuk setiap waktu makan. “Masing-masing untuk sarapan, makan siang, dan makan malam,” kata Gus Rozaq.

Adapun bagi romli maupun muhibbin NU yang tidak terdaftar sebagai peserta resmi, panitia menyiapkan dapur umum di Kampus MMA 3.

Dapur umum tersebut juga akan melayani kebutuhan konsumsi petugas keamanan, Banser, GP Ansor, IPNU-IPPNU, tim keamanan pesantren, serta unsur pengamanan lainnya selama Muktamar ke-35 NU di Jombang berlangsung.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *