Daerah

Dewan Dukung Penuh Program Home Care bagi Warga Miskin

30
×

Dewan Dukung Penuh Program Home Care bagi Warga Miskin

Share this article
Dewan Dukung Penuh Program Home Care bagi Warga Miskin
Wakil Ketua DPRD Jember, Fatmawati (sudutkota.id/wnp)

Sudutkota.id – Pimpinan DPRD Jember mendukung penuh langkah Bupati Jember Muhammad Fawait yang telah meluncurkan layanan kesehatan gratis home care bagi warga tidak mampu. Dukungan ini salah satunya diungkapkan Fatmawati, Wakil Ketua DPRD Jember

“Bila orang kaya banyak yang punya dokter pribadi, maka kini warga miskin juga punya dokter pribadi yang bisa datang langsung ke rumah warga untuk melayani masalah kesehatan,” ujar anggota dewan dari Partai NasDem ini.

Fatmawati menambahkan, semua layanan kesehatan home care, baik dokter maupun kendaraan home care gratis.

“Kalau orang kaya,meski punya dokter dan kendaraan pribadi masih mengeluarkan biaya. Kalau home care warga miskin semuanya gratis, baik dokternya maupun kendaraannya,” paparnya.

Dewan Dukung Penuh Program Home Care bagi Warga Miskin
Wakil Ketua DPRD Jember, Fatmawati saat mengunjungi warga sakit. (sudutkota.id/wnp)

Maka dari itulah, Fatmawati sangat mendukung penuh program kebijakan bupati Fawait yang dinilainya pro rakyat ini.

“Saya sangat mengapresiasi dengan adanya home care karena saya tahu betul bagaimana masyarakat kurang mampu kesulitan berobat ke rumah sakit,” ujarnya. Apalagi dirinya sebelumnya berada di Komisi D yang membidangi masalah kesehatan,” ucapnya

Tentu, dukungan Fatmawati ini bukan tanpa sebab dan hanya sekadar sebagai partai pengusung bupati saat pilkada. Lebih dari itu, Fatmawati memang merasakan betul sulitnya warga miskin mengakses layanan kesehatan.

“Walaupun saat ini biaya d rumah sakit di cover program UHC (Universal Health Care), tapi warga miskin tetap terkendala biaya transportasi, biaya makan di rumah sakit, serta yang mengantar,” terangnya.

Dikatakan Fatmawati, meski layanan kesehatan gratis untuk warga Jember, namun tidak serta merta warga miskin datang ke rumah sakit untuk berobat.

“Dan Alhamdulillah dengan adanya home care memberi kemudahan dan solusi berobat untuk masyarakat kurang mampu. Langkah ini merupakan langkah bupati Gus Fawait yang amat sangat membantu dan menjawab suara hati masyarakat kurang mampu dalam mengatasi masalah kesehatan,”tuturnya.

Dalam home care, lanjut Fatmawati, nantinya warga miskin yang mengalami masalah kesehatan, bisa langsung menelepon nomor kontak home care yang sudah disediakan, selanjutnya dokter akan datang ke rumah warga.

“Saya pribadi mengucapkan terima kasih
kepada gus bupati Fawait untuk program home care. Harapan saya, semoga program ini berjalan lancar dan terus menjadi solusi untuk masyarakat Jember,”ungkapnya.

Untuk diketahui, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) juga memberikan apresiasi tinggi terhadap program home care yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Jember. Program layanan kesehatan jemput bola ini dinilai sebagai terobosan berani yang berpotensi menjadi percontohan bagi kabupaten dan kota lain di Indonesia.

Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), mengungkapkan kekagumannya terhadap inovasi tersebut saat datang ke Jember (24/7/2026).

Menurut dia, Kabupaten Jember yang sangat luas, mencapai enam kali lipat luas DKI Jakarta, menjadi tantangan tersendiri bagi akses kesehatan masyarakat.

“Kami sangat kagum karena ini merupakan terobosan baru. Di Indonesia, layanan kesehatan dianggap bagus jika lokasinya dekat. Ternyata, Jember ini wilayahnya sangat luas. Banyak masyarakat tidak punya ongkos ke fasilitas kesehatan meski sudah terlindungi penjaminan. Maka Pak Bupati membuat terobosan home care yaitu yang tidak mampu dijemput, yang sakit didatangi,” ujarnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *