Daerah

Biaya Magang ke Jepang Puluhan Juta, LPK di Blora Tawarkan Skema Dana Talangan

14
×

Biaya Magang ke Jepang Puluhan Juta, LPK di Blora Tawarkan Skema Dana Talangan

Share this article
Biaya Magang ke Jepang Puluhan Juta, LPK di Blora Tawarkan Skema Dana Talangan
LPK Genki Kenshu Senta.(Sudutkota.id/Istimewa)

BLORA, Sudutkota.id – Biaya menjadi salah satu pertimbangan bagi masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri. Di Kabupaten Blora, LPK Genki Kenshu Senta menawarkan skema dana talangan bagi calon peserta magang ke Jepang, dengan pembayaran awal Rp2 juta.

Komisaris LPK Genki Kenshu Senta, Supriyanto, menjelaskan bahwa biaya keberangkatan peserta diperkirakan berkisar Rp30 juta hingga Rp40 juta. Melalui skema yang ditawarkan, sisa biaya dapat dibayarkan secara cicilan setelah peserta menerima gaji di Jepang.

“Jadi biaya bukan lagi menjadi kendala utama. Cukup bayar Rp2 juta di awal, sisanya dicicil setelah magang di Jepang,” kata Supriyanto, Jumat (23/10/2026).

LPK Genki Kenshu Senta berlokasi di Jalan Seso–Sayuran Kilometer 4, Desa Puledagel, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Lembaga ini mulai beroperasi pada 2020, memperoleh izin dari Kementerian Ketenagakerjaan pada 2021, kemudian memberangkatkan peserta pertamanya pada 2022.

Supriyanto menyebut, minat masyarakat untuk mengikuti pelatihan di lembaganya terus meningkat. Jika sebelumnya siswa yang belajar langsung di LPK tersebut hanya sekitar 10–20 persen per angkatan, kini jumlahnya mencapai 60–80 persen.

Pada 2026, pihaknya menargetkan pemberangkatan sekitar 70 peserta setiap bulan, dengan target tahunan sekitar 800 orang.

Pilihan bidang pekerjaan yang tersedia meliputi konstruksi, perawatan lansia atau kaigo, perhotelan, restoran, pengolahan makanan, pertanian, perkebunan, hingga pengemudi.

Calon peserta setidaknya perlu memiliki niat yang kuat, kondisi kesehatan yang memadai, serta pendidikan minimal SMK atau sederajat. Mereka juga harus mengikuti proses persiapan dan seleksi sebelum dinyatakan memenuhi syarat untuk berangkat.

Menurut Supriyanto, peserta yang disiplin dan memenuhi persyaratan umumnya membutuhkan waktu sekitar enam hingga tujuh bulan hingga keberangkatan. Namun, proses tersebut bisa berlangsung lebih lama, bahkan mencapai 10–12 bulan, jika peserta belum lolos wawancara.

Keberadaan lembaga pelatihan di Blora diharapkan membuka akses yang lebih dekat bagi masyarakat yang ingin mencari pengalaman kerja di Jepang.

Meski demikian, calon peserta perlu memastikan legalitas lembaga, memahami isi perjanjian, serta memeriksa secara terperinci skema dana talangan dan kewajiban cicilan sebelum mendaftar.

Pengalaman kerja di Jepang juga diharapkan dapat dimanfaatkan setelah peserta kembali ke Tanah Air, baik untuk mengembangkan karier, merintis usaha, maupun menciptakan lapangan kerja baru di daerah asal.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *