Peristiwa

Api Lahap Rumah di Ampeldento, 12 Mesin Jahit dan Bordir Ludes

4
×

Api Lahap Rumah di Ampeldento, 12 Mesin Jahit dan Bordir Ludes

Share this article
Api Lahap Rumah di Ampeldento, 12 Mesin Jahit dan Bordir Ludes
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Malang saat melakukan penanganan kebakaran rumah milik warga di Dusun Curahampel, Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis.(Sudutkota.id/Istimewa)

KABUPATEN MALANG, Sudutkota.id – Kebakaran melanda rumah milik Maimunah di Dusun Curahampel, Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Minggu (11/10/2026) malam.

Insiden tersebut menghanguskan 12 unit mesin jahit atau bordir dengan kerugian material ditaksir mencapai Rp100 juta.

Kapolsek Pakis, AKP Bambang Subinajar, S.E., menjelaskan bahwa kebakaran diketahui sekitar pukul 18.35 WIB. Saat itu, rumah korban dalam keadaan kosong ketika seorang warga melihat kobaran api dan kepulan asap dari bagian belakang bangunan.

“Awalnya, saksi hendak mengikuti kegiatan tahlil di rumah tetangganya yang meninggal dunia. Namun, saksi melihat kobaran api dan kepulan asap dari arah belakang rumah milik Ibu Maimunah,” ujarnya.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi segera memberitahukan kepada pelapor. Bersama sejumlah warga, mereka berupaya memadamkan api secara manual sembari melaporkan kebakaran itu kepada Polsek Pakis.

Bambang menjelaskan, petugas Polsek Pakis bersama personel Koramil 0818/25 Pakis tiba di lokasi sekitar pukul 19.10 WIB untuk membantu penanganan. Selanjutnya, tiga unit kendaraan pemadam kebakaran Pemerintah Kabupaten Malang tiba pada pukul 19.20 WIB.

Kedatangan petugas pemadam kebakaran menjadi bagian penting dalam upaya mengendalikan kobaran api yang membakar rumah korban. Proses pemadaman berlangsung hingga pukul 20.05 WIB, ketika api berhasil dikendalikan dan mulai padam.

Bambang menyampaikan bahwa berdasarkan laporan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting atau hubungan arus pendek listrik. Meski demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab final tanpa pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk dugaan awal, kebakaran diperkirakan akibat korsleting listrik. Penyebab pastinya tetap perlu dipastikan berdasarkan pemeriksaan lebih lanjut,” terang Bambang.

Dampak kebakaran terbilang signifikan. Sebanyak 12 unit mesin jahit atau bordir dilaporkan hangus terbakar, dengan total kerugian material diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Bambang menegaskan, dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Kondisi rumah yang sedang kosong saat kebakaran terjadi membuat tidak ada penghuni yang berada di dalam bangunan ketika api mulai membesar.

Penanganan di lokasi melibatkan personel Polsek Pakis, anggota Koramil 0818/25 Pakis, pihak Kecamatan Pakis, serta petugas Pemadam Kebakaran Pemerintah Kabupaten Malang. Petugas mendatangi lokasi, membantu proses evakuasi, dan melakukan penanganan hingga situasi terkendali.

Meski api berhasil dipadamkan, peristiwa ini menjadi pengingat bahwa gangguan instalasi listrik berpotensi menimbulkan kebakaran dan kerugian besar. Pemeriksaan kondisi kabel, sambungan listrik, serta penggunaan peralatan elektronik perlu menjadi perhatian untuk mengurangi risiko kejadian serupa.

Bambang menyampaikan bahwa situasi di lokasi setelah proses pemadaman berlangsung aman dan lancar. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan, sedangkan kerugian material sementara ditaksir mencapai Rp100 juta.

“Api berhasil dikendalikan sekitar pukul 20.05 WIB. Korban jiwa nihil, sementara kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp100 juta,” pungkasnya.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *